Warga sangat antusias untuk mengantre guna mendapatkan air bersih. Satu demi satu, jerigen milik warga diisi. Setelah penuh, langsung dibawa pulang untuk kebutuhan sehari-hari.
Siang itu Polsek Kejayan memang tengah membantu distribusi air bersih ke warga. Kapolsek Kejayan AKP Marti yang meminpin kegiatan tersebut mengatakan, bertujuan untuk membantu warga yang kesulitan air bersih. Karena itulah, pihaknya lantas membawa truk tanki dengan isi 5.000 liter.
"Kami salurkan bantuan berupa air bersih kepada warga yang sedang mengalami kekurangan air bersih. Dengan harapan, bantuan ini bisa sedikit membantu warga untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” katanya.
Penyaluran bantuan air bersih ini akan terus dilakukan. Utamanya kepada warga yang membutuhkan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat. Sesuai tugas dan fungsi kepolisian adalah melayani dan mengayomi masyarakat.
"Kami mencoba memenuhi kebutuhan air bersih secara berkelanjutan. Caranya nanti kami mencoba menggandeng sejumlah pihak yang punya kepedulian," ungkapnya.
Sementara itu, Ridwan Harris, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan menjelaskam, sebelumnya pihaknya juga melakukan pengiriman air bersih ke lokasi yang sama. Menurutnya, baru kali ini ada pengiriman ke desa tersebut.
"Kami juga sebelumnya diminta melalui pihak kecamatan untuk mengirim air bersih ke desa tersebut. Baru kali ini kami ngirim, " terangnya.
Hal itu bukan tanpa alasan. Sebab, Desa Ambal-Ambil sebenarnya tak masuk radar desa rawan kekeringan. Di Kecamatan Kejayan yang masuk daerah rawan kekeringan hanya satu desa yakni Desa Kedung Pengaron.
"Kalau Ambal-Ambil itu sebelumnya ada warga demo ke perusahaan. Di sana ada beberapa perusahaan kan. Nah, warga minta CSR berupa air bersih, " katanya. (sid/fun) Editor : Ronald Fernando