Tamping adalah narapidana yang memang bertugas membantu pegawai dalam hal kegiatan pembinaaan di dalam Lapas. Mereka umumnya membantu bidang kegiatan kerja, pendidikan, keagamaan, olahraga, kesenian, kebersihan lingkungan dan lainnya.
Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas kelas IIB Pasuruan Wenda Indra Bachtiar mengatakan, tes urine ini dilaksanakan sebenarnya dilakukan berkala dan berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan warga binaan tidak mengkonsumsi narkoba.
Tes urine dilaksanakan di depan aula Sahardjo Lapas Pasuruan. Tamping yang dipercaya membantu para sipir, diminta untuk berkumpul. Mereka pun koperatif selama tes urine.
"Kami juga berharap banyak dari kalian karena tamping telah mengikuti program rehabilitasi sehingga harus menjadi contoh bagi WBP yang lain,” ujarnya.
Dari hasil tes urine ini diketahui bahwa 10 orang tamping yang dites, berstatus negatif. Sehingga mereka tidak terbukti mengkonsumsi narkoba. “Meskipun demikian kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala dan dilaporkan kepada Kanwil Kemenkum HAM Jawa Timur sebagai unit monitoring dan evaluasi,” tutupnya. (zen/fun) Editor : Jawanto Arifin