Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jika Hari Libur, Pelanggar Parkir di Alun-alun Pasuruan Makin Banyak

Jawanto Arifin • Senin, 22 Mei 2023 | 17:15 WIB
BANYAK PELANGGAR PARKIR: Pengunjung banyak parkir di dalam kanstin, sisi timur dan utara, Minggu (21/5). (Foto: Satpol PP Kota Pasuruan for Radar Bromo)
BANYAK PELANGGAR PARKIR: Pengunjung banyak parkir di dalam kanstin, sisi timur dan utara, Minggu (21/5). (Foto: Satpol PP Kota Pasuruan for Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Makin banyak pengunjung yang melanggar aturan parkir di Alun-alun Kota Pasuruan. Terutama saat hari libur seperti Minggu (21/5). Lagi-lagi, banyak pengunjung parkir di dalam kanstin. Satpol PP bahkan mengaku kewalahan.

Minggu (21/5) itu, memang banyak pengunjung alun-alun. Ada yang ziarah, juga menikmati kuliner. Namun, mereka parkir sembarangan. Satpol PP pun langsung menggembok motor yang parkir sembarangan.

Di area timur Alun-alun misalnya, terparkir 10 kendaraan roda dua. Polisi Pamong Praja Ahli Muda Roy Sidharta Wijayanto mengatakan, pelanggar langsung dipanggil ke Pos 1 untuk diinterogasi. Mereka dijelaskan Perwali dan rambu larangan parkir yang sudah tersedia di alun-alun. “Mereka diinterogasi mengapa masih parkir di tempat terlarang,” ujarnya.

Salah satu pelanggar adalah warga Graha Indah, Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo. Warga yang enggan namanya disebut ini mengaku diarahkan untuk parkir di dalam kanstin oleh satu jukir.

“Tadi diarahkan jukir. Bahkan minta jangan dikunci setir. Katanya kalau Satpol PP menindak nanti akan dipindah,” katanya.

Sebenarnya, menurutnya, lokasi di dalam kanstin kosong saat pagi. Tidak ada PKL. PKL baru berjualan sore. Saat tidak ada PKL itu, sebaiknya kanstin ditutup.

“Lebih baik kanstin ditutup saat tidak ada PKL. Agar pengunjung yang tidak mengetahuinya aturan tidak parkir di tempat itu,” katanya.



Pengunjung lainnya Abdul Gofur, 39, mengaku salah karena parkir di daerah yang dilarang. “Sempat berpikir. Kenapa malah dijadikan parkir. Padahal, ada larangan parkir. Tapi saya ikut parkir di situ (tempat yang dilarang, Red) tadi,” katanya. (zen/hn) Editor : Jawanto Arifin
#Payung Madinah #parkir alun-alun pasuruan #alun-alun pasuruan