Kampung ini diresmikan oleh Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Maman Firmansyah. Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan ini. Termasuk Kepala Bakesbangpol Jawa Timur Eddy Supriyanto dan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.
Edy Supriyanto mengatakan, menjadikan wilayah pesisir menjadi Kampung Bahari, merupakan perwujudan untuk meningkatkan kesejahteraan. Hal ini akan membawa perubahan positif bagi masyarakat pesisir.
Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Maman Firmansyah mengatakan, pencanangan Kampung Bahari Nusantara (KBN) merupakan salah satu perwujudan tugas TNI AL dalam upaya membantu pemerintah daerah. “Untuk menciptakan masyarakat maritim yang cinta dan melestarikan laut di daerahnya,” ujarnya.
Terdapat lima klaster utama yang menjadi bagian pembangunan program KBN. Di antaranya, klaster pertahanan, di mana masyarakat diberdayakan sebagai komponen pendukung dalam pertahanan negara.
Kemudian, klaster ekonomi. Yakni, meningkatkan ekonomi masyarakat melalui kegiatan pembinaan kelompok masyarakat atau usaha mikro kecil menengah dan pendampingan. Juga klaster edukasi. Yakni, meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui pembangunan rumah pintar.
Kemudian, klaster kesehatan. Yakni, meningkatkan kesehatan masyarakat melalui penyuluhan dan sosialisasi hidup sehat. Serta, memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan, peralatan medis, dan obat-obatan.
Terakhir, klaster pariwisata. Juga menjadi program utama dalam pembangunan KBN dengan menciptakan desa sebagai destinasi pariwisata melalui pemeliharaan dan pelestarian sumber daya alam dan sumber daya buatan. “Melalui ini, Kampung Bahari Nusantara TNI AL siap meningkatkan produktivitas untuk transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat maritim yang sejahtera,” ujarnya. (zen/rud) Editor : Jawanto Arifin