Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Revitalisasi Pasar Besar Pasuruan Dipercepat

Ronald Fernando • Selasa, 25 April 2023 | 17:34 WIB
PERPUTARAN EKONOMI: Suasana lapak pedagang di Pasar Besar. Karena banyaknya penolakan kenaikan retribusi, membuat dewan menyarankan agar tak dipaksakan. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PERPUTARAN EKONOMI: Suasana lapak pedagang di Pasar Besar. Karena banyaknya penolakan kenaikan retribusi, membuat dewan menyarankan agar tak dipaksakan. (Foto: Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo- Revitalisasi Pasar Besar Kota Pasuruan bakal memasuki tahap kedua tahun ini. Pemkot Pasuruan masih akan menggunakan bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjadikan pasar itu lebih tertata.

Dari suntikan dana Rp 9,7 miliar yang diberikan, baru terserap sekitar Rp 3 miliar. Proyek yang dikerjakan tahun lalu meliputi pembangunan jalan paving, depo sampah, perbaikan saluran air, dan los ikan yang berada di area paling belakang. Serta, lanskap di halaman pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah mengatakan, revitalisasi Pasar Besar memang dilakukan secara bertahap. Mempertimbangkan waktu yang dibutuhkan mengerjakannya.

“Tahun lalu kami prioritaskan infrastruktur dasarnya dulu. Seperti akses jalan, saluran air, dan pembuangan sampah,” katanya.

Tujuannya, untuk memastikan pusat perdagangan ini tidak menjadi kawasan kumuh. Dengan adanya pembuangan air dan sampah, setidaknya kebersihan pasar bisa tetap terjaga. Akses jalan tidak lagi becek ketika musim hujan. “Sekarang sudah mulai ada perubahan. Yang selama ini kumuh sudah teratasi,” jelasnya.

Selanjutnya, pemerintah akan melanjutkan revitalisasi yang lebih banyak menyentuh infrastruktur pasar. Terutama bangunan yang selama ini perlu dibenahi. Juga tidak menutup kemungkinan untuk memperbaiki kios-kios yang mangkrak di lantai dua.

“Saat ini kami tengah siapkan dokumen-dokumen yang akan diusulkan ke BPBJ (Bagian Pengadaan Barang Jasa),” ungkapnya.

Yanuar memastikan akan berupaya mempercepat revitalisasi tahap kedua ini. Mengingat diperkirakan bakal menelan anggaran yang lebih besar. Senilai Rp 6,4 miliar. (tom/rud) Editor : Ronald Fernando
#revitalisasi pasar besar #pasar besar pasuruan #pemkot pasuruan