Kejadian tersebut menimpa korban, Jumat (21/4), sekitar pukul 19.38. Kanitgakum Satlantas Polres Pasuruan, IPDA Kunaefi menguraikan, kecelakaan itu bermula, saat korban berboncengan motor dari arah Pasuruan.
Ia bersama Atoulloh, 21, yang juga warga Wangkal Wetan, Kecamatan Kejayan. "Keduanya mengendarai motor Suzuki Satria nopol N 5545 XZ dari arah timur ke barat. Mereka berboncengan. AT (Atoulloh, red) berada di depan. Sementara, MF (M. Fathulloh, red) dibonceng di belakang," sampainya.
Hingga sampai di depan SPBU Tanggulangin, Kecamatan Kejayan. Petaka tak diharapkan menimpa. Atoulloh si pengemudi motor, ditengarai kurang memperhatikan jalur yang ada.
Karena saat berbelok, ada motor Honda Revo yang melaju dari arah Malang. Motor yang dikemudikan Agil Nadif, 16, warga Glagahsari, Kecamatan Sukorejo itu, melaju dengan kecepatan sedang.
Bruakk...tabrakan pun tak terelakkan. Mereka berjatuhan dari motor. Tabrakan itu, membuat Atoullah, pengendara Satria, luka memar pada kaki kanannya. Sementara, si pemotor Revo, Agil Nadif, luka lebam pada mata kirinya. Ia juga menderita luka robek pada pelipisnya.
Namun, nasib tak lebih baik, dialami M. Fathulloh. Karena korban, mengalami luka lebam pada mata kirinya. Sedangkan mulutnya mengeluarkan darah. Ketiganya kemudian dilarikan ke RSUD dr. Soedarsono Kota Pasuruan.
Sayangnya, hidup M. Fathulloh tak terselamatkan. "Korban meninggal dunia di rumah sakit," ujar Kunaefi saat mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Yudhi Anugrah Putra. (one/fun) Editor : Fandi Armanto