Di antaranya di Jalan Desa Kedawung, Kecamatan Grati, yang rusaknya parah. Sehingga, Polresta Pasuruan memberi tanda cat putih pada lubang Senin (17/4).
Ps Kanit Keamanan dan Keselamatan Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei jalan untuk kesiapan Jalur Lebaran. Mulai simpang tiga Ngopak, Grati banyak ditemukan lubang jalan.
Lubang jalan itu dinilai membahayakan, terutama bagi kendaraan roda dua. Karenanya, pihaknya memberi tanda berupa cat putih sebagai tanda bahaya. Tujuannya, agar pengendara berhati-hati.
“Kami juga langsung koordinasi dengan Dinas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan. Dinas sanggup segera memperbaiki guna menghindari kecelakaan menjelang kesiapan Jalur Lebaran Idul Fitri Tahun 2023,” terangnya.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Cahyo Fajar menyebutkan, perbaikan 25 jalan di Kabupaten Pasuruan masih dalam proses tanda tangan kontrak. Diprediksi perbaikan dilakukan setelah Lebaran.
“Tidak mungkin nututi waktunya. Jadi akan digarap habis Lebaran,” ujarnya.
Selain itu, lubang jalan juga terlihat di Jalan Dipenogoro, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Itu juga dinilai membahayakan menjelang arus mudik.
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, di tepi jalan terdapat dua lubang yang membahayakan. Di tengah lubang ada besi yang sebelumnya ada perbaikan PDAM.
Ps Kanit Keamanan dan Keselamatan Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengatakan, di Jalan Dipenogoro ada dua jalan berlubang. Itu membahayakan pengendara.
Kata Breni, dua jalan itu berlubang lantaran sebelumnya ada perbaikan PDAM, kemudian dibiarkan berlubang. Yang bahaya, lubang itu menyisakan besi penutup di atasnya.
“Itu juga salah satu faktor membahayakan pengendara. Jadi lebih baik diperbaiki,” ujarnya.
Sementara, warga memberi tanda dengan memberikan tulisan “hati-hati.”
Kabid Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan Roni Abbas menambahkan, sebenarnya jalan rusak lantaran perbaikan PDAM. Dan itu tidak dikategorikan perbaikan oleh PU. Jadi setelah perbaikan PDAM yang akan memperbaiki jalan.
“Kami sudah mengetahui dua lubang pada jalan tersebut. Nanti sebelum diperbaiki akan kami koordinasikan,” katanya. (zen/hn) Editor : Jawanto Arifin