Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Akses ke Sawah di Desa Sanganom Kini Makin Mudah

Ronald Fernando • Rabu, 29 Maret 2023 | 15:03 WIB
MEMADAI: Jalan usaha tani yang berada di Dusun Tanjunganom kini lebih memadai dipergunakan warga yang mayoritas petani di dusun setempat. (Foto: Untoro/Jawa Pos Radar Bromo)
MEMADAI: Jalan usaha tani yang berada di Dusun Tanjunganom kini lebih memadai dipergunakan warga yang mayoritas petani di dusun setempat. (Foto: Untoro/Jawa Pos Radar Bromo)
Perbaikan dan peningkatan volume infrastruktur sarana pertanian dirasa sangat penting bagi suatu desa. Utamanya desa yang mayoritas warganya petani seperti di Sanganom. Pemerintah Desa Sanganom terus berupaya meningkatkan pendapatan petani di desanya melalui pembangunan sarana usaha tani.

------------------------------------------------------------------------------------------------------

KAMI terus berusaha memfasilitasi sektor pertanian. Dengan adanya infrastruktur, dapat menurunkan biaya sehingga petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak,” kata Kepala Desa Sanganom Agun.

Sepanjang 2022 kemarin, pembangunan berkesinambungan telah direalisasikan. Meliputi pavingisasi yang dilakukan di Dusun Angsana. Pavingisasi sepanjang 255 meter ini kini telah digunakan warga sebagai jalur transportasi yang memadai. Jika sebelumnya hanya berupa tanah liat, kini warga lebih nyaman melintas di jalan yang sudah dibangun tanpa khawatir becek ketika musim hujan.

Photo
Photo
SOLID: Jajaran Pemdes Sanganom menitikberatkan kesejahteraan warga dalam penyerapan dana desa. (Foto: Untoro/Jawa Pos Radar Bromo)

Kemudian  juga pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Tanjunganom. Panjangnya hingga 43 meter. Dibukanya JUT merupakan upaya Pemdes Sanganom merespons kebutuhan masyarakat yang hidup dari bercocok tanam maupun berkebun.

“Setelah dibuka, dimanfaatkan oleh warga untuk mengangkut hasil pertanian dan membantu mendapatkan pendapatan sebagai penopang perekonomian sehari-hari,” jelas Agun.

Agun menambahkan, pembangunan JUT sebagai jawaban atas selama ini yang menjadi kendala masyarakat. Menurut warga, jalan ke areal lokasi pertanian tidak bisa dijangkau kendaraan roda empat. Sehingga menimbulkan persoalan bagi warga yang mengandalkan pendapatan di bidang pertanian.

“Setelah diadakan musyawarah, maka kami prioritaskan pembangunan JUT di Dusun Angsana. Kini jalannya lebih memadai, sehingga mempermudah para petani dalam melakukan aktivitas pertaian. Dan tentunya bisa meningkatkan penghasilan petani karena sanggup mengurangi biaya petani di desa kami,” tandas Agun.

Selanjutnya, di tahun anggaran 2023 ini, Pemdes Sanganom masih menaruh perhatian pada bidang ketahanan pangan. Pemdes merencanakan pavingisasi JUT di dua titik. Masing-masing di Dusun Sangsang I dan Dusun Parasan. Keduanya juga merupakan upaya penambahan volume di infrastruktur pertanian.

Kemudian juga rencana saluran pembuangan air atau drainase di Dusun Tanjunganom. Saluran drainase ini dibangun menyikapi timbulnya genangan air saat musim hujan. Jika tidak segera dibangun, maka ada beberapa dampak kerugian yang dirasakan oleh warga di lokasi tersebut.

“Sehingga, kami buat drainase untuk mencegah dampak genangan air seperti jalan yang rusak sehingga mengganggu aktivitas warga,” tandas Kades Agun. (unt/fun/*)

------------------------------------------------------------------------------------------------------

Salurkan BLT-DD Tepat Waktu dan Sasaran

BANTUAN langsung tunai melalui dana desa (BLT-DD) merupakan bantuan yang diberikan dalam upaya menekan dampak pandemi Covid-19. Utamanya bagi warga kurang mampu dan terdampak Covid-19 yang belum tersentuh bantuan dari pusat. Pemdes Sanganom sepanjang 2022 kemarin telah menyalurkan BLT-DD kepada 124 keluarga penerima manfaat (KPM).

Photo
Photo
TEPAT WAKTU: Penyaluran BLT-DD TA 2022 di Desa Sanganom berjalan sesuai waktu yang telah direncanakan. (Foto: Untoro/Jawa Pos Radar Bromo)



“Pada poinnya, sesuai namanya, BLT-DD memang memanfaatkan dana desa. Sehingga sasarannya memang warga desa yang terkena dampak pandemi.  Bantuan diharapkan masyarakat bisa bangkit dari keterpurukan ekonomi,” jelas Agun, kepala Desa Sanganom.

Sementara itu, penyaluran BLT-DD tahun anggaran 2023 direncanakan kepada 25 KPM. Menurut Kades Agun, menurunnya jumlah KPM ini setelah pihaknya melakukan musyawarah desa dengan pihak terkait.

Musyawarah desa juga digunakan sebagai sarana penentuan manfaat yang nantinya menjadi target yang harus disukseskan  oleh desa. Selain itu, metode penyaluran BLT-DD juga akan dimusyawarahkan dengan pertimbangan- pertimbangan tertentu. (unt/fun/*)

------------------------------------------------------------------------------------------------------


  1. Jalan paving di Dusun Angsana 255 meter

  2. JUT Dusun Tanjunganom 45 meter

  3. SPA pertanian di Dusun Babadan sepanjang 175 meter

  4. TPT di Dusun Angsana 219 meter

  5. TPT Dusun Tanjunganom 79,5 meter

  6. Insentif guru Madin




  1. Pavingisasi jalan pertanian di Dusun Sangsang I

  2. Pavingisasi jalan pertanian di Dusun Parasan

  3. SPA di Dusun Tanjunganom

Editor : Ronald Fernando
#desa sanganom #Membangun desa #kecamatan nguling