Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Winardi mengatakan, hasil visum mayat tersebut belum keluar hingga Senin (6/3). Identitas jenazah itu akan dicari dulu. Dia telah berkoordinasi dengan Polairud Polda Jatim.
”Kami informasikan ke masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo dulu. Siapa tahu ada yang kenal,” ujarnya.
Mungkin ada yang mengakui sebagai keluarga. Atau, masyarakat mengenalnya meski bukan keluarga atau tetangga. Bisa langsung menghubungi Polairud Polres Pasuruan Kota.
Polisi masih menyelidiki kematian perempuan yang ditemukan tanpa mengenakan celana ini. Dalam 3 sampai 4 hari sejak ditemukan Minggu (5/3), jenazah akan dimakamkan. Polisi akan berunding dengan rumah sakit.
https://radarbromo.jawapos.com/daerah/pasuruan/06/03/2023/mayat-perempuan-mengapung-di-laut-sidoarjo-ditemukan-tanpa-celana-dalam/
Humas RSUD dr R. Soedarsono Luciana mengatakan, mayat masih berada di ruang pendingin. Jika selama 3 hari belum ada informasi, rumah sakit akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk pemakaman jenazah tersebut.
”Akan dimakamkan di Karangwingko,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, mayat seorang perempuan ditemukan dua nelayan asal Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, di perairan Ketingan, Kabupaten Sidoarjo, Minggu lalu. Nelayan lantas menginformasikannya ke Polres Pasuruan Kota. Polairud Polres Pasuruan Kota bersama Polairud Polda Jatim meluncur ke tempat temuan mayat. (zen/far) Editor : Jawanto Arifin