Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengatakan, pemindahan dikarenakan kantor yang selama ini ditempati sudah tidak representatif. “Sementara Dinsos ini punya cukup banyak stakeholder. Misalnya saja membawahi PSM, Tagana dan pendamping PKH yang jumlahnya mencapai ratusan orang. Belum lagi yang lain seperti karang taruna,“ kata Kokoh.
Sehingga dia menilai kantor yang ditempati kurang representatif. Sebab untuk menggelar pertemuan saja terkadang kesulitan tempat. Karena itu dirinya mengajukan pemindahan gedung kantor. Usulan itu sudah disampaikan menjelang akhir tahun lalu.
“Dan Alhamdulillah tahun ini akan terealisasi,“ jelasnya.
Kantor baru Dinas Sosial nantinya berada di Jalan Balai Kota. Yaitu aset gedung yang selama ini dikelola Dinas Kesehatan. Dulunya, gedung itu sempat dijadikan kantor Bank Jatim, BPBD dan terakhir menjadi kantor forum anak dibawah DP3AKB.
“Jadi kami harapkan dengan kantor yang baru nanti ada ruang yang lebih representatif. Dan tentu menunjang aktivitas misalnya ketika ada kegiatan dengan kawan disabilitas,“ ungkap Kokoh.
Disamping itu, Kokoh juga menyebut selama ini pihaknya memerlukan ruangan khusus untuk menampung penyandang masalah kesejahteraan masyarakat (PMKS). Seperti gelandangan, pengemis dan anak jalanan. Sehingga mereka memiliki tempat khusus untuk dilakukan pembinaan.
“Di kantor yang baru nanti kami siapkan selter. Sifatnya memang sementara. Bagi yang punya tempat tinggal akan dikembalikan ke keluarga. Kemudian yang perlu dibina lebih lanjut akan diserahkan ke rumah singgah milik provinsi,“ pungkasnya. (tom/fun) Editor : Ronald Fernando