Kasubag Tata Usaha Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pasuruan Sukardi mengatakan, sisanya, sekitar 33.750 bidang tanah, masih diproses. Pihaknya optimistis proyek program ini bisa rampung tepat waktu. “Yang masuk tahapan cetak peta bidang sebanyak 33.750 tanah. Kami yakin bisa terealisasi,” ujarnya.
Sejumlah 10 ribu bidang yang sudah selesai, kata Sukardi, semuanya digarap sendiri oleh BPN. Proyek ini rampung sejak Mei 2022. Sedangkan, sisanya digarap oleh penyedia jasa surveyor berlisensi atau KJSB. “Yang 33.750 mulai digarap sejak September lalu. Jadi, masih awal. Tapi, kami yakin akan terealisasi sesuai target,” jelasnya.
Tahun ini, Program PTSL di Kabupaten Pasuruan menyasar di 29 desa. Puluhan desa itu tersebar di sembilan kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Wonorejo, Winongan, Kejayan, Kraton, Rembang, Sukorejo, Beji, Gondangwetan, dan Tutur.
Kecamatan Tutur mendapatkan jatah paling banyak. Ada tujuh desa. Kemudian, di Kecamatan Wonorejo, lima desa dan Kecamatan Sukorejo empat desa. Kecamatan lain mendapatkan jatah antara dua sampai tiga desa. (sid/rud) Editor : Jawanto Arifin