Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dua Hari, Animal Rescue Tangani Empat Sarang Tawon

Jawanto Arifin • Rabu, 9 November 2022 | 13:06 WIB
ATAP RUMAH: Personel damkar mengevakuasi sarang tawon di Gondangwetan. (Foto: BPBD Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)
ATAP RUMAH: Personel damkar mengevakuasi sarang tawon di Gondangwetan. (Foto: BPBD Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Musim hujan yang kerap menjadi musim kawin bagi tawon. Alhasil, tim pemadam kebakaran (damkar) Kota Pasuruan cukup sering melakukan evakuasi sarang tawon di musim hujan tahun ini. Permintaan evakuasi sarang tawon terus meningkat.

Dalam dua hari saja, damkar mengevakuasi empat sarang tawon. Rinciannya Senin (7/11), anggota damkar Kota Pasuruan tangani dua sarang tawon di Kecamatan Gadingrejo. Kemudian Selasa (8/11) di Gadingrejo dan di Kecamatan Gondangwetan.

Bidang Kadaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan, Anang Sururin menjelaskan di Kelurahan Sebani, Kecamatan Gadingrejo, ada sarang tawon di atap rumah warga. Sedangkan di Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, pihaknya mengevakuasi sarang di tiang listrik.

Menurut Anang, sejatinya bukan hanya sarong tawon vespa yang dievakuasi. Masih banyak juga jenis tawon yang kerap membuat sarang di rumah. Misalnya tawon kertas, tawon kemit.

Sebenarnya, secara alami tawon biasa membuat sarang di pohon-pohon besar. “Pohon besar makin jarang, lingkungan hutan, dan sebagainya juga banyak dialihfungsikan. Adanya rumah, ya mereka bikin sarang di rumah,” lanjutnya.

Untuk mencegah tawon masuk ke dalam rumah, sebenarnya bisa dilakukan dengan memasang insect screen di tiap ventilasi. Dengan begitu, serangga apa pun, termasuk tawon sulit untuk masuk ke dalam rumah.

Namun jika sudah telanjur ada tawon yang membuat sarang di rumah dan ingin memindahkannya, sebisa mungkin pindahkan selagi masih kecil. Sebab jika sudah besar, akan semakin sulit dan berisiko. Jika ukurannya sudah besar dan lokasinya sulit dijangkau, disarankan meminta bantuan ke petugas yang profesional, seperti damkar.



“Tapi usahakan membunuh itu adalah langkah terakhir, jika memang dia sudah mengancam dan tidak ada jalan lain,” kata Fattah.

Langkah jangka panjang yang bisa dilakukan justru tidak lain adalah dengan menyediakan habitat untuk mereka. Sehingga mereka tidak masuk ke tempat tinggal manusia. Misalnya dengan menjaga pohon-pohon besar yang bisa jadi tempat tinggal mereka. (mg/fun) Editor : Jawanto Arifin
#damkar kota pasuruan #animal rescue #sarang tawon #bpbd kota pasuruan