Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pegunungan Rawan Badai dan Longsor, Tutup Jalur Pendakian Arjuno-Welirang

Jawanto Arifin • Senin, 17 Oktober 2022 | 00:17 WIB
MENDUKUNG: Suasana Gunung Arjuno dan Welirang sudah memungkinkan untuk dikunjungi para pendaki. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
MENDUKUNG: Suasana Gunung Arjuno dan Welirang sudah memungkinkan untuk dikunjungi para pendaki. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Antisipasi dilakukan untuk mencegah korban bencana alam di kawasan hutan dan pegunungan. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo menutup sementara jalur pendakian ke Gunung Arjuno dan Welirang.

Penutupan itu berlaku sejak 9 Oktober hingga 15 Oktober dan akan diperpanjang hingga sepekan ke depan. Kepala UPT Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi mengatakan, penutupan jalur pendakian berlaku di semua pos izin pendakian. Baik di Tretes, Prigen maupun Tambakwatu, Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Termasuk pos izin di Lawang, Kabupaten Malang dan Sumber Brantas, Kota Batu.

Salah satu pertimbangannya adalah rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika tentang adanya cuaca ekstrem bersamaan dengan awal musim hujan. Puncak gunung rawan badai. Jalur puncak gunung juga rawan pohon tumbang dan tanah longsor.

”Ini demi kebaikan bersama, terutama keselamatan para pendaki,” ungkap Wahyudi. Dia mengimbau para pendaki untuk bersabar dulu. Tidak melakukan pendakian selama penutupan sementara berlangsung. (zal/far) Editor : Jawanto Arifin
#rawan longsor #gunung arjuno #jalur pendakian #gunung welirang