Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puluhan Kuda Pacu Turun Gelanggang di Kejayan

Ronald Fernando • Senin, 10 Oktober 2022 | 19:12 WIB
UNJUK KEBOLEHAN: Sejumlah kuda pacu saat mengikuti Presiden Cup di gelanggang Ki Ageng Astrojoyo, Kejayan. (Mokhammad Zubaidillah/ Radar Bromo)
UNJUK KEBOLEHAN: Sejumlah kuda pacu saat mengikuti Presiden Cup di gelanggang Ki Ageng Astrojoyo, Kejayan. (Mokhammad Zubaidillah/ Radar Bromo)
KEJAYAN, Radar Bromo – Sebanyak 96 kuda pacu terbaik diturunkan di gelanggang Ki Ageng Astrojoyo, Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (9/10). Para joki kaliber nasional berebut Piala Presiden dalam ajang Kejurnas Pacu Kuda Pordasi ke-56 seri kedua kali ini.

Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan 137 poin. Disusul kontingen Jawa Timur dengan 46 poin dan kontingen Sulawesi Barat 35 poin.

Hanya di kelas C Sprint 1.100 meter, kontingen Sulawesi Utara berhasil dikalahkan kontingen Jawa Timur yang menjadi juara melalui performa joki S. Abadi. Dia menunggangi kuda bernama Miracle Jatinom.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Zainudin Amali meyakini, ajang tersebut akan menjadi angin segar bagi para atlet joki kuda pacu. Terutama setelah Pandemi Covid-19 yang memaksa absennya Kejurnas Pacu Kuda Pordasi selama dua tahun terakhir.

“Jadi saya mengapresiasi sekali atas dimulainya Kejurnas yang memperebutkan Piala Bapak Presiden ini,” ujar Menpora usai membuka Kejurnas.

Ia berharap kejuaraan tersebut bisa memacu regenerasi yang baik bagi atlet joki kuda pacu. Zainudin juga menginginkan agar kompetisi olahraga yang cukup bergengsi itu dapat digelar secara konsisten. Sehingga semakin banyak atlet kuda pacu andalan yang kelak akan mengharumkan Indonesia melalui prestasinya.

“Selanjutnya kalau kita sudah bisa melaksanakan yang tahun 2022 ini, pasti seri-seri berikutnya, tahun-tahun berikutnya, akan dapat dilaksanakan,” sambungnya.

Ketua Umum PP Pordasi Triwatty Marciano mengatakan, kejurnas kali ini mempertandingkan 12 kontingen. Kontingen Jawa Timur sebagai tuan rumah, bertanding dengan kontingen dari Sumatera Utara, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Jogjakarta, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara ,Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

”Memang cukup disayangkan untuk kontingen Jawa Barat yang sebenarnya punya begitu banyak kuda pacu yang potensial justru absen,” kata Triwatty.

Apalagi, lanjut Triwatty, Jawa Barat adalah juara umum Kejurnas tahun 2019 di Tegal Waton, Salatiga. Tepatnya terakhir kali Kejurnas Pacu Kuda Pordasi sebelum Pandemi Covid-19 menghantam. Triwatty meminta agar kontingen yang absen tahun ini dapat mengikuti Kejurnas tahun depan yang akan digelar di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.

”Tetapi, mungkin Jawa Barat juga ingin memberi kesempatan kepada kontingen lain untuk mendapat giliran Piala Presiden,” katanya. (tom/hn)

  Editor : Ronald Fernando
#pacuan kuda pasuruan