Salah satunya dengan mengecat plengsengan sejumlah sungai. Plengsengan itu dicat warna-warni dan digambar dengan gambar beragam.
Gustav Purwoko, kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan mengatakan, pihaknya memang terus berusaha mempercantik perwajahan sungai. Utamanya sungai yang terlihat dari jalanan.
"Kami mencoba untuk membuat cantik sungai. Ini beberapa hari ini kami lakukan. Plengsengan dicat warna-warni dan digambar," tuturnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sungai yang dipercantik yaitu sungai di Jalan Mansyur dan Patiunus. Panjangnya sekitar satu kilometer. Pekerja mengecat plengsengan sungai dengan berbagai warna. Merah, kuning, biru, dan lainnya.
Selain untuk mempercantik perwajahan sungai, langkah itu, menurut Gustav, dilakukan agar masyarakat tak membuang sampah sembarangan. Dengan sungai yang indah, maka warga akan malu membuang sampah di bantaran sungai.
"Sekalian agar warga ikut menjaga kali. Kalau sungainya bagus, masak iya akan dibuangi sampah," terangnya.
Dengan warga tak lagi membuang sampah di sungai, nantinya aliran sungai jadi lebih lancar. Sebab, tak ada kotoran yang menghambat. Sehingga akan membuat wilayah yang sering kebanjiran sedikit teratasi.
"Intinya kami berusaha mempercantik sungai. Dari situ imbasnya terhadap kesadaran tak membuang sampah sembarangan di sungai,” ungkapnya.(sid/hn) Editor : Ronald Fernando