Kebakaran itu sendiri terjadi sekitar pukul 03.50, Senin (19/9). Saat itu, restoran tersebut masih tutup. Juga tidak ada aktivitas apapun di sana. Karena itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Pasuruan langsung meluncur ke lokasi begitu mendapat laporan kebakaran. Tidak sampai satu jam atau sekitar pukul 04.30, api berhasil dipadamkan.
Nurul Fattah, salah satu petugas Damkar Kota Pasuruan menjelaskan, restoran AGS itu terbakar dalam keadaan masih tutup. Juga tidak ada aktivitas bakar membakar di sekitarnya. Karena itu, penyebab diduga berasal dari dalam.
Pihaknya juga menemukan bukti bahwa ada tabung gas elpiji yang bocor. Hal itu diketahui setelah api berhasil dipadamkan seluruhnya.
"Tidak ada tanda yang menunjukkan bahwa sumber api berasal dari aliran listrik. Saya bersama tim malah mengeluarkan tiga tabung elpiji dalam keadaan ngowos," ujarnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ruangan AGS hitam setelah terbakar. Mulai lantai sampai atap. Semua barang yang ada pun terbakar. Termasuk bangku, bahan makanan, dan lainnya.
Pagi harinya, sekitar 17 karyawan restoran AGS yang datang untuk masuk kerja terpaksa diliburkan. Sebab, tempat mereka kerja tidak bisa lagi dimanfaatkan.
Suepi, salah seorang karyawan setempat mengaku tidak tahu pasti tentang penyebab terjadinya kebakaran itu. "Karena kebakaran kan terjadi subuh tadi. Namun, pemiliknya bilang akan diselesaikan secara kekeluargaan," ujarnya.
Karyawan lainnya, Hikam, 19, menyatakan, semua karyawan pekerja mendapat cuti akibat kebakaran itu. Sebab, tempatnya bekerja itu tidak bisa lagi difungsikan.
"Belum diketahui kapan mulai masuk kerja. Namanya musibah, ya tidak tahu bagaimana pastinya," ujar karyawan asal Desa/Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan itu.
Sementara itu, petugas Polsek Purworejo langsung melakukan oleh TKP di lokasi kebakaran, kemarin pagi. Lima petugas dari Polsek Purworejo datang. Ada Kapolsek Kompol Endy Purwanto, Kanit Reskrim, beserta anggota dan kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPK) Polsek Purworejo beserta anggota.
Berdasarkan olah TKP diketahui, sumber api berasal dari tabung gas elpiji yang ada di dapur restoran. Tabung ditemukan dalam keadaan ngowos. Sementara tidak ada tanda bahwa sumber api berasal dari aliran listrik.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. hanya kerugian materiil. Sedangkan tafsir kerugian masih dalam perhitungan,” ungkap Kapolsek Purworejo Kompol Endy Purwanto. (mg/hn)
Editor : Muhammad Fahmi