Dua korban bernasib nahas tersebut adalah Lismawati, 23, dan Muhammad Aditya Absyarking Saputra, 4. Keduanya yang berasal dari Dusun Kajarkuning, Desa Kedawung Wetan Kecamatan Grati, adalah ibu dan anak. Mereka meregang nyawa di lokasi kejadian.
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, insiden itu terjadi 18.00. Mulanya sebuah truk yang dikemudikan Amrizal, 65, asal Lumajang, melaju dari barat ke timur. Truk gandeng yang muat semen tersebut, melaju cukup kencang.
Petaka terjadi saat truk melintas di simpang tiga Semambung. Saat itu di simpang jalan sedang berhenti sejumlah kendaraan. Termasuk motor korban. Lantaran diduga rem blong, truk menyasak empat motor.
Salah seorang saksi, Irfan Dwi, 37 menyatakan dua korban anak bersama suaminya, dari arah barat dan berhenti lantaran mentaati lampu lalu lintas. Kemudian dari arah yang sama ada truk dengan laju cepat. Hingga tiba-tiba menabrak empat motor di depannya.
“Posisi sudah ada di garis putih atau garis tengah. Mau belok kanan di pertigaan Semambung. Di depannya ada motor empat. Tiba-tiba braaak. Truk dari barat itu menabrak empat motor lalu melindas anak dan ibu tersebut,” tuturnya.
Dia menduga mungkin kecepatan truk agak tinggi, gagal ngerem dan akhirnya menyasak motor. Seketika menjadi ramai dan macet lantaran kejadian laka ini.
Irdan mengaku, memang di simpang tiga Semambung rawan terjadi kecelakaan. Sebab di lokasi minim penerangan.
Akibat terlindas truk, Lismawati mengalami putus di bagian paha. Bersama anak kecil yang mengalami retak di bagian kepala.
“Saya kebetulan lewat jemput anak. Saat kejadian sampai gak tega lihatnya,” ujar warga Desa Grati Tunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
Usai kecelakaan, anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota tiba di lokasi. Polisi langsung mengamankan sopir truk.
Aipda Hadi Haryanto salah satu anggota menyebutkan, kedua korban langsung dievakuasi di Rumah Sakit Umum Daerah Grati. Jenazahnya langsung dibawa ke kamar mayat. “Tubuh korban mengalami hancur. Memang kondisi tempat kejadian perkara (TKP) gelap,” ujarnya. (mg/fun) Editor : Fandi Armanto