Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Terjun ke Jurang di Ledug Prigen, Sejoli asal Winongan Tewas

Jawanto Arifin • Minggu, 4 September 2022 | 05:30 WIB
TAK TERTOLONG: Petugas SAR mengevakuasi jenazah korban laka lantas di jurang Ledug, Prigen. (Polres Pasuruan for Radar Bromo)
TAK TERTOLONG: Petugas SAR mengevakuasi jenazah korban laka lantas di jurang Ledug, Prigen. (Polres Pasuruan for Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Sejoli muda-mudi tewas kecelakaan di turunan jalan antara Prigen dan Pandaan. Keduanya celaka setelah sepeda motor yang mereka tumpangi terjun ke jurang di kawasan Ledug pada Jumat malam (2/9).

Dua sejoli itu bernama Maimun, warga Rejoso; dan Nafiah, asal Winongan. Malam itu, mereka berboncengan motor Yamaha Vixion bernopol N 6646 TDC. Petaka terjadi di turunan jalan dekat Patung Kuda Ledug.

Motor yang disetir Maimun melesat cepat di aspal. Sampai-sampai, dia menabrak pohon di kanan jalan. Maimun kewalahan mengendalikan laju motornya. Benturan terjadi cukup keras. Bodi depan motor berwarna merah itu ringsek.

Bahkan, Maimun dan Nafiah terlempar ke dalam jurang. Keduanya terperosok sekitar 10 meter. Nafiah langsung tewas seketika. Dia mengalami luka serius di kepala bagian belakang. Luka itu diduga akibat benturan saat tubuhnya terlempar ke jurang. Jasadnya langsung dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek untuk divisum.

Adapun Maimun tertelungkup di dasar jurang. Dia sempat dilarikan ke Puskesmas Pandaan. Sebab, saat dievakuasi, dia masih hidup. Yang terlihat sekilas hanya luka memar pada kaki kanannya. Namun, setelah dirujuk ke RSUD Bangil untuk mendapat perawatan intensif, nyawanya tak tertolong lagi.



Proses evakuasi itu memang memerlukan waktu lama. Sebab, medannya sulit. Terjal dan dalam. Hingga dini hari, barulah petugas kepolisian dibantu warga dan relawan berhasil mengangkat tubuh korban dari dasar jurang. Mereka harus menyusuri jalan terjal dan sempit menuju dasar jurang. Kecelakaan tunggal itu kini ditangani kepolisian setempat.

”Pengemudi kehilangan kendali karena rem tidak berfungsi. Kemudian menabrak pohon dan masuk ke jurang,” kata Kanitlantas Polsek Pandaan Iptu Gatot Subroto. (tom/far) Editor : Jawanto Arifin
#pemotor masuk jurang #Satlantas Polres Pasuruan #kecelakaan lalu lintas