Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sebagian area yang akan dibangun mulai dibersihkan. Termasuk bangunan-bangunan yang selama ini berdiri di depan sentra mebel. Mulai dibongkar.
“Akan ada banyak penambahan bangunan atau gedung di sana,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah.
Ada beberapa item pekerjaan yang tengah digarap dalam proyek bernilai Rp 8,7 miliar ini. Terutama 35 bangunan kios yang pernah terbakar beberapa tahun silam. Pembangunan kembali kios itu bertujuan memberikan tempat yang layak bagi para pelaku usaha mebel yang dulu kiosnya terbakar.
“Prioritas kami, nanti kios yang baru akan tetap ditempati pedagang yang memang sudah lama berada di kawasan Pasar Mebel,” ujarnya.
Puluhan kios itu nantinya bisa kembali ditempati oleh pedagang yang dulu menempati kios sebelum kebakaran. “Selain itu, ada beberapa bangunan lain, termasuk penataan lanskap. Makanya sekarang di bagian depan mulai dibersihkan,” jelas Yanuar.
Fasilitas lainnya berupa toilet, area parkir, dan sistem jaringan kebakaran. Serta, bangunan workshop, gudang dengan area loading, kantor pengelola, dan ruang pertemuan. Yanuar mengatakan, delapan item pekerjaan itu akan digarap dalam waktu bersamaan. Mengingat masa pekerjaan proyek dibatasi sampai 120 hari kerja.
“Semuanya dikerjakan dalam waktu yang sama. Tidak menunggu yang satu selesai, baru kemudian mengerjakan yang lain,” katanya.
Sejauh ini, progres pekerjaan proyek ini baru mencapai 15 persen. Yanuar mengaku yakin proyek ini akan selesai sesuai waktu yang ditentukan, November 2022. (tom/rud)
Editor : Ronald Fernando