Bocil itu bernama Al dan baru berumur 2 tahun. Dia sendirian saat Salman dan Najib membuka pintu minimarket. Al duduk di depan pintu. Nangis. Wajahnya bingung. Mereka lantas menanyai bocil berambut cepak tersebut. Ditanya nama, alamat, dan sebagainya, Al tidak bisa menjawab jelas.
Karena dikhawatirkan sedang dicari orang tuanya, Al diantar ke Mapolsek Bugul Kidul. Warga sekitar pun geger karena mengira dia berasal dari jauh. Mungkin luar kota. Ternyata, Al adalah warga RT 7/RW 2, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Dia pergi begitu saja dari rumah saat bermain.
Di Mapolsek Bugul Kidul, bocil itu ditanyai lagi. Rumahmu mana? Namamu siapa? Nama ayahmu siapa? Semua pertanyaan polisi dijawab dengan tidak jelas. Sampai petugas mengulang-ulang. Si bocil senyum-senyum sambil memegangi sebuah susu kotak. Ditanya lagi, Al malah menjawab ”bahasa lain” yang tidak dimengerti petugas. Dia seperti sedang mengucapkan dialog dalam film animasi asal negeri jiran, Upin dan Ipin.
Kapolsek Bugul Kidul Kompol Suprihatin mengatakan, anak itu tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa. Yang diucapkan seperti bahasanya Upin-Ipin. ”Ternyata, katanya sering nonton Upin dan Ipin,” kata Suprihatin lantas tersenyum.
Petugas menduga rumah bocil ini tidak jauh dari Kecamatan Bugul Kidul. Sebab, kondisi Al masih segar. Artinya, Al belum lama hilang. ”Saya menduga rumahnya antara Kelurahan Bugul Lor, Mandaranrejo, dan Panggungrejo,” kata Kanitreskrim Polsek Bugul Kidul Aipda Martado.
Polisi bergegas mengelilingi tiga kelurahan tersebut sembari menggendong Al. Satu per satu warga yang ditemui ditanya. ”Cucu siapa ini. Putune sopo iki?”
Al sendiri terlihat senyum-senyum saat digendong polisi. Nah, kemudian ada salah satu warga yang mengarahkan polisi Kelurahan Bugul Lor. ”Alhamdulillah ketemu. Berarti rezeki teman-teman,” tuturnya.
Selesai? Belum. Sekitar pukul 10.00, datanglah seorang perempuan ke Mapolsek Bugul Kidul. Usianya parobaya. Dia mengaku kehilangan seorang anak laki-laki. ”Pak, cucuku hilang. Mau laporan,” ujarnya. Dengan wajah panik, dia meminta polisi membantu segera menemukan cucu kesayangannya tersebut.
Polisi pun menunjukkan video tentang dialog lucu polisi dan bocil bernama Al itu. Dialog bahasa Indonesia yang dijawab ala Upin-Ipin oleh si bocil. Nenek itu menontonnya serius.
”Oh iya Pak, iki putuku,” tutur perempuan yang mengaku sebagai nenek Al itu.
Dia pun urung melapor. Soalnya, kata polisi, sang cucu sudah ada di rumah. Pulanglah si nenek dengan tergopoh-gopoh dan semringah. ”Iya Pak, memang cucuku suka nonton Upin-Ipin,” ungkapnya sambil pamitan. (mg/far) Editor : Muhammad Fahmi