Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bocah asal Kedemungan Kejayan Tenggelam saat Mandi di Sungai

Muhammad Fahmi • Kamis, 14 Juli 2022 | 03:53 WIB
Petugas kepolisian saat meninjau lokasi sungai tempat korban tenggelam. (Polsek Kejayan for Jawa Pos Radar Bromo)
Petugas kepolisian saat meninjau lokasi sungai tempat korban tenggelam. (Polsek Kejayan for Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo–Agenda bermain sejumlah bocah asal Desa Kedemungan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan berakhir duka. Betapa tidak, salah satu diantara mereka hanyut. Nyawanya tak tertolong.

Korban diketahui berinisial SA. Usianya 6 tahun. Ia baru naik kelas TK besar. Rabu (13/7), SA dan sekitar lima temannya menghabiskan waktu untuk bermain di luar rumah. Mereka keluar rumah sekitar pukul 10.00. Lalu menuju tepian sungai di Dusun Welang. Lokasinya tidak jauh dari rumah SA.

“Sekitar 1 kilometer di sisi barat dari rumah korban,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Kejayan Aipda Agung Kurnia.

Lokasi tersebut memang sering dijadikan tempat bermain anak-anak desa. Bahkan tidak jarang diantara mereka juga kerap mandi di sungai. Begitu pula dengan SA dan kelima temannya. Biasanya, setelah puas bermain pasir-pasiran di tepi sungai, mereka lantas mandi.

“Memang sudah jadi kebiasaan,” terang Agung.

Namun siang itu menjadi hari terakhir bagi SA. Tanpa sepengetahuan teman-temannya, ia langsung menceburkan diri ke sungai. Memang, meski bermain bareng, beberapa bocah itu tidak bergerombol. Mereka asyik sendiri-sendiri. Sehingga bocah yang lain pun tak tahu ketika SA tiba-tiba mandi di sungai.

Yang mereka lihat hanya pakaian korban yang sudah dilepaskan di tepi sungai. Sementara air sungai yang kala itu memang keruh tetap terlihat tenang. Tak tampak adanya bocah yang tengah berenang. Bocah-bocah itu panik bukan main. Mereka mencari-cari SA, tapi tak ketemu.

Kebetulan, Khudori, perangkat desa setempat tengah mancing sekitar pukul 14.00 itu. Ia berada sekitar 300 meter dari tempat bocah-bocah itu bermain. Khudori dibuat terbelalak saat melihat sesosok jasad mengapung. Dan ternyata jasad itu ialah SA yang sebelumnya tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai.

Ia langsung membopongnya ke tepian sungai. Khudori juga bergegas melaporkannya ke kepala desa. Kemudian diteruskan ke kepolisian setempat. Namun SA sudah tidak bernyawa. Wajahnya pusat pasi. Jasadnya lalu dibawa ke rumah duka.

“Pihak keluarga korban menolak dilakukan otopsi. Tetapi sebelumnya sudah kami lakukan pemeriksaan luar. Memang tidak ada tanda-tanda kekerasan, keluarga korban menerima kejadian ini murni sebagai musibah,” ungkap Agung. (tom/mie) Editor : Muhammad Fahmi
#bocah tewas tenggelam di sungai welang #bocah tenggelam di sungai