Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Revitalisasi Pasar Kebonagung Ditarget Mulai Bulan Juli

Jawanto Arifin • Kamis, 16 Juni 2022 | 20:02 WIB
LOKASI STRATEGIS: Pintu gerbang di Pasar Kebonagung. Pasar ini berencana didirikan food center dan perlu anggaran miliaran rupiah. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
LOKASI STRATEGIS: Pintu gerbang di Pasar Kebonagung. Pasar ini berencana didirikan food center dan perlu anggaran miliaran rupiah. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Revitalisasi Pasar Kebonagung diperkirakan mulai berjalan bulan depan. Pasar tradisional yang menjadi wajah Kota Pasuruan itu digadang-gadang bisa lebih tertata dan bersih.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah menjelaskan, proyek tersebut akan dikerjakan dengan dana alokasi khusus (DAK). Pemkot mendapatkan suntikan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 2,7 miliar.

”Anggaran itu yang akan digunakan untuk melakukan penataan di Pasar Kebonagung,” ungkap Yanuar.

Dia menjelaskan mengapa Pasar Kebonagung menjadi prioritas pemerintah dalam menata pasar tradisional. Sebab pasar tersebut berada di wilayah strategis. Bahkan menjadi representasi perwajahan kota bagi orang yang datang dari luar daerah. Maka tidak boleh dibiarkan kondisinya semrawut.

”Kami sudah siapkan perencanaan sejak awal tahun ini. Dan sekarang baru diajukan untuk tahap lelangnya,” kata Yanuar.

Bila proses lelang itu bisa berjalan lancar, dia menargetkan, proyek revitalisasi pasar itu bisa mulai berjalan paling cepat bulan depan. Atau setidaknya sekitar Agustus mendatang. Yanuar menyebut, penataan akan dilakukan terhadap lapak-lapak pedagang agar kondisinya lebih rapi. Melalui proyek itu pula rencananya juga akan dibangun food court di Pasar Kebonagung.

”Ini bisa menjadi peluang baru bagi para pelaku usaha di sektor UMKM,” terang Yanuar.



Di sisi lain, pedagang di Pasar Kebonagung, mendukung rencana revitalisasi tersebut. Mereka senang karena pasar ini kembali mendapat perhatian.

Hanya saja pedagang berharap, saat revitalisasi, pemkot juga harus memikirkan pedagang. Misalnya menyediakan relokasi bagi pedagang, supaya mereka bisa tetap jualan.

“Lapak sementara juga harus representatif. Supaya kami bisa tetap mengais rezeki. Terutama bagi pedagang PKL seperti kami,” beber Midun, salah satu pedagang di Pasar Kebonagung. (tom/fun) Editor : Jawanto Arifin
#pasar kebonagung #revitalisasi pasar #pemkot pasuruan