Kondisi jalan masih sama. Masih sebatas diberi pengaman atau tanda agar tidak ada yang terperosok. Bekas longsoran ditutup menggunakan terpal. Mengantisipasi terjadinya longsor susulan.
Sejumlah warga berharap segera diperbaiki. Alasannya, jalan ini merupakan jalur wisata. Banyak dilalui wisatawan yang hendak ke Gunung Bromo atau sekitaran Tosari. “Kami berharap segera diperbaiki. Kasihan kadang bergiliran lewat," ujar salah seorang warga Desa Baledono, Sucipto.
Aktivitas wisata kini berangsur membaik. Warga luar kota mulai berdatangan. Karena itu, untuk memberikan kenyamanan bagi mereka, Sucipto berharap, jalan yang hanya bisa dilalui satu ruas dengan bergantian itu segera diperbaiki. “Ini untuk kebaikan bersama,” katanya.
Di sepanjang jalan menuju Gunung Bromo, ini sejatinya banyak longsoran kecil-kecil. Pemerintah provinsi pun sudah mulai memperbaikinya. Ada empat titik yang diperbaiki.
“Yang memakai pasangan batu berjalan satu titik. Kalau dengan kontruksi bambu selesai tiga titik di daerah Baledono,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT PJJ Probolinggo Wilayah Pasuruan Rino Wahyu.
Ia juga menjelaskan, perbaikan titik longsor di sekitar Desa Baledono, prosesnya masih masuk tahap lelang. Dimungkinkan selesai pada akhir bulan ini, sehingga bulan depan bisa digarap. “Pasti diperbaiki. Proyek itu sudah dianggarkan. Saat ini masih dalam proses lelang,” ujarnya. (sid/rud) Editor : Jawanto Arifin