Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sopir Truk yang Kecelakaan di Pasrepan Sedang Sakit, Belum Bisa Diperiksa

Ronald Fernando • Sabtu, 28 Mei 2022 | 17:10 WIB
JADI TONTONAN: Warga Pasrepan usai insiden kecelakaan di Jalan raya Bromo tepatnya di Pasrepan, Rabu (18/5) lalu.  (Foto: Dok. Radar Bromo)
JADI TONTONAN: Warga Pasrepan usai insiden kecelakaan di Jalan raya Bromo tepatnya di Pasrepan, Rabu (18/5) lalu.  (Foto: Dok. Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo- Insiden kecelakaan dump truk yang menabrak rumah serta kendaraan di Pasrepan, hingga kini masih diselidiki. Satlantas Polres Pasuruan belum menentukan tersangka dalam kasus kecelakaan yang masuk di Jalan raya Bromo, tepatnya Desa/Kecamatan Pasrepan.

Bahkan polisi belum memeriksa sopir dump truk yang menjadi penyebab kecelakaan. Baru Senin depan, pihak Satlantas akan melayangkan panggilan terhadap sopir dump truck.

Ipda Khunaefi, Kanit Laka Polres Pasuruan mengatakan, sejauh ini belum ada tersangka dalam kasus itu. Penyebabnya, karena sopir truk yakni Muhammad Masturi, warga Bangkalan, belum bisa dimintai keterangan.

Photo
Photo
MASIH DISELIDIKI: Dump truk yang menabrak rumah dan kendaraan di Pasrepan beberapa waktu lalu. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)

"Orangnya lagi sakit. Jadi belum bisa dimintai keterangan. Nanti Senin akan kami panggil," katanya.

Ia menjelaskan, panggilan baru yang akan dilakukan diperkukan karena keterangan sopir sangat penting. Karena dia merupakan saksi utama dalam kejadian nahas itu. Pihaknya juga akan melengkapi dari saksi - saksi lain yang diduga mengetahui saat kejadian.



"Ini penting. Karena yang bersangkutan saksi kuncinya. Jadi nanti akan kami panggil. Kalau tidak bias, pasti ada surat keterangan sakit dari dokter. Kalau sudah begitu ya kami jadwalkan ulang pemanggilan," tandasnya.

Kepolisian bersama Dinas Perhubungan Provinsi telah melakukan pengecekan terhadap kendaraan. Selain itu, juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, Khunaefi belum membocorkan hasil tersebut. "Ini materi penydikan kami. Jadi belum bisa dibocorkan," tandasnya.

Seperti diketahui, kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan raya Bromo. Kecelakaan melibatkan 4 kendaraan roda empat lebih, dua motor dan belasan rumah rusak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. (sid/fun) Editor : Ronald Fernando
#kecelakaan jalan raya bromo #polsek pasrepan #kecelakaan pasrepan #rem blong picu kecelakaan