Dia dan dua keneknya, Zaini dan Yoga, baru saja bongkar muatan berupa material bangunan di salah satu toko di Wonorejo. Setibanya di depan Pabrik Mayora, tepat Desa Gambir Kuning, Kecamatan Kraton, truknya tiba-tiba oleng ke kanan.
Padahal, di depannya ada dump truck bernopol L 9548 UK yang bermuatan koral. Agus Siswanto, 45, sopir dump truck, sudah merasa bakal mengalami sial ketika melihat truk dari arah berlawanan terus mengarah ke kanan.
”Padahal, saya sudah ambil kiri menghindar. Tapi kalau terlalu ke kiri juga khawatir ngguling,” ungkap Agus.
Namun, truk Lindocung terus mengarah ke kanan dengan kecepatan tinggi. Dia sulit menghindari tabrakan. Dua kendaraan itu akhirnya adu moncong. Dump truck yang dikemudikan Agus terdorong. Lalu, tertabrak truk lain dari arah Purwosari. ”Karena memang posisinya nggak siap,” terang Agus.
Truk Lindocung sendiri juga terpelanting. Posisinya berbalik ke arah Purwosari. Dia terjepit. Kakinya terluka parah. Kenek Zaini juga terluka. Kenek lainnya, Yoga, masih sadar. Setelah mendapat pertolongan pertama, mereka dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. (tom/far) Editor : Jawanto Arifin