Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Camat Tosari Berharap Warga Tetap Waspadai Longsor

Ronald Fernando • Senin, 4 April 2022 | 03:03 WIB
WASPADA: Longsor di kawasan Tosari beberapa waktu lalu. (Dok. Radar Bromo)
WASPADA: Longsor di kawasan Tosari beberapa waktu lalu. (Dok. Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Ancaman tanah longsor masih menghantui warga di wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Intensitas hujan dikhawatirkan masih tinggi dan berdampak buruk pada permukiman serta infrastruktur di kawasan tersebut.

Longsor, misalnya, terjadi di Desa Sedaeng, Tosari, pada Rabu (30/3). Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa dan rumah warga yang rusak. Longsoran hanya menutup badan jalan perkampungan. Beberapa bencana longsor lain juga terjadi selama musim hujan tahun ini.

Camat Tosari Edy Priyanto mengatakan, wilayahnya memang daerah rawan longsor. Kontur tanah yang gembur membuat tanah mudah longsor ketika terkena hujan. Beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi. Termasuk, pada akhir Maret yang berakibat longsor di Desa Sedaeng itu.

”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa setiap kali longsor. Kebanyakan menutup badan jalan,” katanya.

Saat ini, lanjut Edy, hujan masih bisa terjadi hingga dua atau tiga kali dalam sehari di wilayah Tosari. Dia berharap masyarakat waspada. Jika hujan dengan intensitas tinggi melanda, masyarakat diharapkan menjauhi daerah tebing. Sebab, itu sangat membahayakan. Warga disarankan berlindung di rumah masing-masing.

"Tadi (kemarin, red) hujan deras juga. Tapi, Alhamdulillah tidak ada kejadian," jelasnya.

Edy berdoa semoga kondisi cuaca ekstrem segera berakhir. Sehingga, perbaikan dampak bencana segera dilakukan. Ada beberapa lokasi longsor besar. Terutama jalan provinsi yang menuju Gunung Bromo. Segera dilakukan perbaikan di sana. (sid/far) Editor : Ronald Fernando
#kabupaten pasuruan #longsor tosari