Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Societiet de Harmonie Punya Wajah Baru, Semakin Terlihat Sisi Historisnya

Jawanto Arifin • Kamis, 24 Maret 2022 | 16:27 WIB
MASIH DIGARAP: Pemugaran yang dilakukan di gedung Harmonie. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
MASIH DIGARAP: Pemugaran yang dilakukan di gedung Harmonie. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Dulu, Kota Pasuruan punya gedung hiburan bagi kalangan elit kolonial Belanda. Semacam gedung kesenian. Tetapi berdasar literatur sejarah, fasilitasnya lebih lengkap dari Gedung Darmoyudo yang dimiliki Pemkot Pasuruan sekarang. Bangunan yang dulu bernama Societiet de Harmonie tersebut, menjadi salah satu cagar budaya masih ada dan tampak gagah hingga saat ini.

Letaknya di Jalan Pahlawan. Tepat di seberang Taman Kota. Tapi sejak 1964, bangunan itu beralih fungsi menjadi gedung sekolah. Pemkot Pasuruan berupaya mengembalikan nuansa historis dari gedung yang diresmikan dengan nama Societiet de Harmonie pada 1858 itu.

Hal itu terlihat dari pekerjaan yang hingga kemarin masih berjalan. Meski pekerjaannya belum sepenuhnya rampung, namun bangunan itu terlihat lebih segar. Pepohonan yang selama ini berdiri di tapi jalan dikepras. Termasuk pagar sekolah. Sehingga tak ada lagi penghalang pandangan terhadap gedung berwarna serba putih itu.

Photo
Photo
DIPUGAR: Gedung Harmonie di SMK Untung Surapati di Jalan Pahlawan yang kini lebih menampakkan sisi historisnya. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

Yang paling mencolok, yakni ornamen tulisan pada bagian atas gedung. Kini sudah diganti. Dari sebelumnya bertuliskan SMK Untung Suropati, kini dikembalikan seperti awal mula bangunan itu berdiri: Harmonie.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf mengatakan pemugaran Gedung Harmoni menjadi langkah awal mengembangkan wisata heritage. Gedung itu diyakini memiliki daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke kota santri ini. Karena selama perjalanan sejarahnya, gedung itu sendiri punya nilai historis yang tinggi. Dan tentu menjadi saksi bisu perkembangan Kota Pasuruan selama ratusan tahun terakhir.



“Sekarang Gedung Harmoni ini memang sedang dipoles lagi agar semakin menarik,” kata Gus Ipul –sapaan Saifullah.

Ia menginginkan sepanjang Jalan Pahlawan ke depan menjadi jujukan wisata heritage di Kota Pasuruan. Karena memang terdapat banyak bangunan bersejarah di kawasan tersebut. Bukan hanya Gedung Harmoni saja. Gus Ipul juga berencana mengintegrasikan kawasan heritage dengan sejumlah bangunan lain. Seperti Taman Kota, Taman Makam Pahlawan, hingga Gedung Proefstation Oostjava yang kini dikenal dengan Gedung P3GI.

“Rencana ke depan memang kami inginkan sepanjang Jalan Pahlawan sebagai kawasan wisata sejarah. Makanya mulai sekarang kami integrasikan beberapa bangunan yang punya nilai sejarah di kawasan itu,” tandasnya. (tom/fun) Editor : Jawanto Arifin
#yayasan pendidikan untung surapati #peninggalan belanda di pasuruan #gedung harmoni #societeit harmonie #cagar budaya kota pasuruan