Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Madrasah Sebut Joget yang Digelar saat Haflah di Luar Acara Resmi

Jawanto Arifin • Kamis, 17 Maret 2022 | 17:22 WIB
BIKIN GEGER: Cuplikan video remaja yang berjoget saat haflah di sebuah madrasah di Kraton. (Foto: Screenshot)
BIKIN GEGER: Cuplikan video remaja yang berjoget saat haflah di sebuah madrasah di Kraton. (Foto: Screenshot)
PASURUAN, Radar Bromo - Aksi tiga remaja yang joget di acara haflah madrasah di Kraton, sempat bikin geger. Joget itu diakui memang terjadi. Namun pihak madrasah menyebut, tiga remaja yang joget adalah partisipan masyarakat setempat.

Ini ditegaskan Misbahudin, kepala madrasah yang ada di Kraton. Dia membenarkan jika tiga remaja putri itu berjoget di acara haflah madinnya. Namun, tiga remaja putri yang lincah berjoget bukan merupakan siswi di madrasah tersebut.

"Acara imtihan tersebut diselenggarakan oleh panitia madrasah menjelang pelepasan wisuda. Acaranya digelar Selasa tanggal 8 maret 2022," katanya.

https://radarbromo.jawapos.com/pasuruan/16/03/2022/remaja-joget-saat-haflah-madrasah-di-kraton-bikin-geger/

Ia menjelaskan, joget yang menampilkan tiga remaja itu merupakan di luar agenda panitia. Meskipun begitu, Ia mengakui adanya kelalaian panitia madrasah dalam mengawasi jalannya acara imtihan.

"Di luar agenda acara resmi. Memang kelalaian panitia. Harusnya susunan acaranya hiburan puisi, baca pidato di hari pertama. Hari kedua wisuda dan pengajian,” terangnya.

Kini setelah videonya viral, pihaknya mewakili panitia pengurus mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat. Utamanya atas beredarnya video joget remaja putri di media sosial.



"Kami atas nama panitia memohon maaf sebesar-besarnya atas kelalaian yang sudah terjadi,” tandasnya.

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasuruan menyayangkan atas beredarnya video itu. Seharusnya acara imtihan diisi dengan acara-acara islami. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Kalau memang diisi kesenian, ya yang islami. Sehingga ada bedanya nonformal dengan formal," kata Kasi Pendidikan Dinyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) M Saad.

Pihaknya sendiri berencana mengklarifikasi secara langsung terhadap pihak yang bersangkutan. Gunanya untuk mengetahui kejadian itu secara langsung. "Sekarang masih dipanggil dinas. Nanti kami minta datang ke kantor untuk mengetahui secara pasti," ungkapnya. (sid/fun) Editor : Jawanto Arifin
#joget saat haflah #joget tiktok