Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perbaiki Infrastruktur Jalan di Pelabuhan Pasuruan demi Wisata Bahari

Jawanto Arifin • Minggu, 13 Maret 2022 | 00:47 WIB
AKSES MASUK: Pelabuhan Tanjung Tembikar dikembangkan sebagai wisata bahari Kota Pasuruan. (Foto: M. Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
AKSES MASUK: Pelabuhan Tanjung Tembikar dikembangkan sebagai wisata bahari Kota Pasuruan. (Foto: M. Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Pelabuhan Pasuruan pernah berjaya pada abad ke-19. Namanya terkenal sebagai Pelabuhan Tanjung Tembikar. Kejayaan dermaga laut itu akan dibangkitkan kembali. Pemkot Pasuruan serius mengembangkan wisata di kawasan utara Kota Pasuruan tersebut. Pembenahan infrastruktur mulai dilakukan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Gustap Purwoko mengatakan, dinasnya kini berkonsentrasi menggarap infrastruktur penunjang kawasan wisata bahari. Yaitu, akses jalan menuju kawasan pelabuhan. Sebab, pengembangan wisata harus ditunjang dengan kondisi jalan yang memadai.

Selama ini, lanjut dia, kondisi jalan di kawasan pelabuhan kurang nyaman untuk dilewati. Belum tersentuh perbaikan. Sebab, sepanjang jalan akses ke pelabuhan merupakan wilayah Pelindo.

”Sekarang kan sudah ada kerja sama antara Pak Wali Kota dengan Pelindo, termasuk mengenai wisata bahari. Kami bisa ikut andil mempercantik kawasan pelabuhan,” ungkap Gustap.

Pengembangan wisata bahari memang perlu waktu panjang. Perlu intergrasi lintas sektor. Pariwisata memang menjadi daya tarik utama. Namun, ada sektor lain yang juga harus disiapkan agar kawasan tersebut banyak dilirik orang. Misalnya, pusat kuliner dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

”Untuk tahap awal, kami benahi jalan akses utama menuju kawasan yang akan dijadikan wisata bahari,” kata Gustap.



Pemkot Pasuruan menyiapkan dana sekitar Rp 3 miliar untuk menggarap infrastruktur jalan tersebut. Panjangnya sekitar 1 kilometer. Perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh. Mulai gapura pelabuhan hingga ke ujung dermaga. Apalagi, selama ini, jalan di kawasan pelabuhan sering rusak karena genangan air hujan.

”Sistem drainasenya perlu ditata kembali supaya air tidak sampai ke permukaan jalan. Sekaligus membuat jalur pedestrian yang lebih mendukung kawasan wisata,” tambahnya. (tom/far) Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #pelindo ii #pelabuhan pasuruan #wisata bahari #pemkot pasuruan