Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wisatawan yang ke Tosari Diminta Kembali saat Nyepi

Fandi Armanto • Jumat, 4 Maret 2022 | 13:07 WIB
LENGANG: Sudut di Jalan Tosari saat Nyepi, Kamis (3/3). (Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)
LENGANG: Sudut di Jalan Tosari saat Nyepi, Kamis (3/3). (Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)
TOSARI, Radar Bromo - Masyarakat Hindu Suku Tengger melaksanakan perayaan Hari Raya Nyepi. Jalan akses menuju Kecamatan Tosari ditutup guna menghormati ritual tersebut. Kamis (3/3), kondisi wilayah kecamatan yang berjuluk Kecamatan Bhineka Tunggal Ika itu pun sepi.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sekitar pukul 12.00, tidak ada warga yang berlalu lalang di jalanan. Jalan raya, kampung, dan tempat-tempat lain benar-benar sepi. Toko dan pusat perbelanjaan pun tutup hari itu.

Photo
Photo
TOLERANSI KUAT: Selama Nyepi, tidak ada aktifitas warga di Tosari. (Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

Jalan akses melalui rute Pasrepan dan rute Purwodadi dijaga ketat oleh petugas keamanan. Mereka melarang para wisatawan maupun orang-orang yang tidak berkepentingan masuk wilayah Tosari. Tujuannya, warga Hindu bisa menjalankan ritual perayaan Hari Raya Nyepi dengan khusyuk. Tidak ada gangguan dari luar.

Camat Tosari Edy Priyanto mengatakan, wilayahnya saat Kamis (3/3) sepi total. Nuansa toleransi sangat terasa. Sebab, Tosari tidak hanya dihuni oleh warga Hindu, tetapi juga muslim dan Kristen.

Photo
Photo
TAHUN BARU SAKA: Sudut di Jalan Tosari saat Nyepi, Kamis (3/3). (Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)

”Kami bersyukur toleransi sangat dijaga,” katanya.

Camat Edy berharap kerukunan umat beragama terus terjaga. Situasi seperti itu yang membuat Tosari tenteram dan nyaman. Penutupan jalur ke Tosari dimulai pada Rabu pukul 05.00. Baru buka pada Jumat (4/3) pukul 03.00. Jalur itu akan dibuka lagi. Sejauh ini, kata Edy, tidak ada wisatawan yang menuju Bromo. Pada Rabu lalu beberapa diminta putar balik. (sid/far)
Photo
Photo
Editor : Fandi Armanto
#bromo ditutup #tahun baru saka 1944 #hari raya nyepi