Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

PWI Pasuruan Ajak Merawat Bumi dengan Tanam Ribuan Pohon

Jawanto Arifin • Kamis, 24 Februari 2022 | 12:45 WIB
JAGA BUMI KITA: Bupati Irsyad Yusuf menyiram bibit pohon bersama Ketua PWI Pasuruan Joko Haryanto di lereng Gunung Bromo, kawasan Ngembal, Kecamatan Tutur, Rabu (23/2) pagi. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
JAGA BUMI KITA: Bupati Irsyad Yusuf menyiram bibit pohon bersama Ketua PWI Pasuruan Joko Haryanto di lereng Gunung Bromo, kawasan Ngembal, Kecamatan Tutur, Rabu (23/2) pagi. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Tekad itu semakin kuat. Bersama kalangan jurnalis di Kabupaten dan Kota Pasuruan, Bupati Irsyad Yusuf memelopori penanaman pohon di lereng Gunung Bromo, kawasan Desa Ngembal, Kecamatan Tutur. Para pejabat instansi terkait sertai kalangan pengusaha tidak mau ketinggalan. Mereka menyokong gerakan positif ini.

Penanaman pohon digeber Rabu (23/2) sebagai rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan dan Pemkab Pasuruan melakukan penanaman 2022 pohon di lereng Bromo tersebut.

Dalam agenda penanaman pohon, PWI Pasuruan juga membacakan pernyataan sikap. Bahkan dituangkan dalam tulisan dan dibacakan bersama, sebelum menanam pohon.

Isi pernyataan sikap itu di antaranya:

  1. Siap mendukung penuh upaya konservasi yang dilakukan semua pihak dengan gerakan penanaman pohon yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

  2. Mendukung langkah pemerintah daerah dalam upaya mengajak para stakeholder (termasuk perusahaan) agar ikut serta menjaga kelestarian lingkungan demi anak cucu kita.

  3. Ikut bersama-sama menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem yang ada.

  4. Meminta semua pihak untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya.

  5. Meminta kepada pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menolak segala investasi yang dapat berpotensi merusak lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Pasuruan.

  6. Mendesak para korporasi dan pengusaha untuk berhenti melakukan eksplorasi dan eksploitasi yang berpotensi merusak lingkungan di wilayah Kabupaten Pasuruan.

  7. Mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjaga, melestarikan dan berprilaku ramah terhadap lingkungan, serta menghentikan segala bentuk upaya yang merusak lingkungan dan perubahan iklim.

  8. Mengajak semua pihak untuk merubah sikap, perilaku dan gaya hidup agar mampu menyelesaikan permasalahan yang berakibat menimbulkan bencana lingkungan, seperti banjir, kebakaran hutan, illegal logging, tanah longsor, degradasi lahan, hilangnya keanekaragaman hayati, dan bencana lingkungan lainnya.

  9. Meminta semua pihak agar mengutamakan nilai-nilai konservasi sebagai tindakan nyata untuk menyelamatkan, melindungi dan melestarikan lingkungan.




Sementara itu, Bupati Irsyad juga terlihat menanam salah satu pohon. Dia lalu menyiramnya didampingi Ketua PWI Pasuruan Joko Hariyanto. Ada pula anggota Forkopimda Kabupaten Pasuruan, Pramuka, aktivis lingkungan, serta 18 perwakilan perusahaan.

Gus Irsyad mengapresiasi kiprah PWI yang mengajak semua stakeholder peduli akan pelestarian alam. ”Saya sampaikan apresiasi ke PWI. Hari ini sangat luar biasa. PWI mampu mengajak bersama-sama peduli dan merawat bumi," katanya.

Dia juga menyampaikan terima kasih pada perusahaan, dinas terkait, pegiat lingkungan, dan semua pihak yang mendukung kegiatan itu. ”Semoga bisa ditiru dan diikuti yang lain,” terangnya.

Joko Hariyanto mengatakan, kalangan jurnalis mendukung penuh upaya konservasi dan penanaman pohon di wilayah Kabupaten Pasuruan. ”Setiap kegiatan yang menyebabkan kerusakan hutan harus kita sudahi, harus dilawan bersama,” kata Djoko. (sid/far) Editor : Jawanto Arifin
#hpn ke 76 #hari pers nasional ke 76 #pwi pasuruan