Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan Kota Pasuruan Samsul Rizal menjelaskan, pembangunan infrastruktur terus berjalan. Rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) bakal semakin membuka lebar peluang investasi. Karena itu, Pemkot Pasuruan ingin tetap memastikan kondisi lingkungan kota tetap seimbang secara ekologi.
Keseimbangan ekologis tersebut perlu dijaga. Salah satunya dengan menyediakan ruang terbuka hijau (RTH) yang cukup. Pada 2022 ini, pemkot berencana menambah lagi ruang terbuka hijau. Lokasinya berada di kawasan utara kota, antara lain kawasan Panggungrejo.
”Penambahan RTH memang kami fokuskan di utara,” kata Rizal.
Kawasan utara Kota Pasuruan, lanjut dia, masih kurang fasilitas RTH. Padahal, keberadaan RTH tidak hanya untuk menjaga keseimbangan ekologis kota. Fungsi lainnya adalah sebagai tempat bagi masyarakat untuk rekreasi keluarga, berinteraksi sosial, maupun sarana bermain anak-anak.
”RTH baru akan kami tempatkan di belakang kantor Kecamatan Panggungrejo,” sebut Rizal.
Dengan adanya RTH baru itu, Kota Pasuruan bakal bertambah hijau. Sejauh ini, Kota Pasuruan sudah memiliki sedikitnya sebelas RTH. Taman-taman kota itu menyebar di berbagai kecamatan. Rata-rata ramai kunjungan masyarakat.
Menurut Rizal, RTH yang akan dibangun di Kecamatan Panggungrejo kali ini tidak jauh berbeda dengan taman-taman lainnya. Konsepnya taman aktif. Sehingga tidak hanya mengandalkan tanaman-tanaman bunga saja, tetapi juga sarana penunjang untuk rekreasi keluarga.
”Beda dengan Taman Lansia misalnya yang cenderung lebih banyak hiasan. Rencananya di Panggungrejo tidak begitu banyak bunga, tetapi banyak pohon dan mainan anak-anak,” tambahnya.
Pemkot Pasuruan sudah mengalokasikan anggaran Rp 900 juta untuk mewujudkan RTH baru tersebut. Rizal menarget, tahap lelang segera dimulai. Tidak sampai pertengahan tahun, pembangunan taman itu bisa mulai dikerjakan. (tom/far) Editor : Jawanto Arifin