Salah satunya antrean E-New Purut. Aplikasi yang di-launching pada April 2021 itu berhasil memangkas antrean offline. ”Calon pasien bisa daftar antrean secara online lewat aplikasi,” terangnya. Saat ini, layanan E-New Purut semakin menjadi pilihan yang bermanfaat bagi warga Kota Pasuruan. Terus ada peningkatan 60 sampai 70 persen pengguna setiap bulannya. Pasien dari berbagai kalangan dan usia.
Pada April 2021 lalu, RSUD dr R. Soedarsono juga membuka Klinik Geriatri. Klinik ini dikhususkan untuk pasien lanjut usia (lansia). Lansia yang memiliki lebih dari satu penyakit bisa langsung ke Klinik Geriatri. Tak perlu antre di layanan pasien umum. Setelah Klinik Geriatri dibuka kemarin, respons pasien positif. ”Karena lansia diberi pelayanan prioritas. Baik saat penanganan maupun pengambilan obat,” jelas dr M. Burhan MMRS.
Layanan dan inovasi yang juga sudah bisa dimanfaatkan warga Kota Pasuruan adalah layanan cuci darah atau unit hemodialisis (HD). Layanan ini mulai dibuka pada Desember 2021 ini. ”Sehingga warga Kota Pasuruan tidak perlu lagi ke luar daerah, seperti ke Malang Surabaya, atau Sidoarjo, untuk cuci darah,” ujarnya.
Pada 2022 mendatang, lanjut dr M. Burhan MMRS, akan terus dilakukan inovasi-inovasi baru. Terutama, terobosan untuk memaksimalkan layanan ke masyarakat. Salah satunya, bakal layanan Pre Hospital Care atau visit ke rumah dan pengembangan elektronik rekam medik. Layanan itu lebih efisien untuk mempercepat informasi rekam medis pasien serta hemat biaya karena mengurangi cetak. ”Tentu berbagai inovasi lain akan terus dikembangkan tahun depan,” tegas dr M. Burhan MMRS. (eka/*) Editor : Jawanto Arifin