Informasi yang dihimpun, longsor berlangsung sekitar pukul 15.00. Sebelumnya, hujan deras memang mengguyur wilayah Prigen dan sekitarnya.
“Akibat hujan dengan intensitas tinggi, jalan yang menghubungkan Pecalukan – Tretes alami longsor,” jelas Camat Prigen Tri Krisni Astuti.
Longsor memang tak sampai menyebabkan korban jiwa. Hanya saja usai longsor, jalan di Pecalukan bikin khawatir. Sebab tinggi longsoran aspalnya panjangnya sekitar empat meter, dengan kedalaman lima meter dari bibir jalan.
Saat longsor, material tanah masuk ke aliran irigasi air di bawahnya. Bahkan membuat pipa saluran air di sana menjadi patah.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Sudah kami laporkan ke Bupati Pasuruan, tembusan juga ke BPBD Kabupaten Pasuruan,” katanya.
Ketika hujan reda, warga sekitar bersama Koramil dan Polsek Prigen kerja bakti membersihkan timbunan tanah. Semuanya juga membersihkan saluran dan material longsor yang ada.
Untungnya longsor tidak sampai menimpa bangunan lain di bawahnya seperti tanah atau kandang ternak. “Jalanan masih bisa dilalui kendaraan tapi hanya untuk satu lajur saja. Untuk roda empat bergantian melintas,” beber Kapolsek Prigen AKP Bambang Tri Sutrisno. (zal/fun) Editor : Jawanto Arifin