Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

70 Anak Jadi Korban Covid Belum Jelas Dibantu sampai Kapan

Jawanto Arifin • Sabtu, 13 November 2021 | 00:17 WIB
KEHILANGAN ORANG TUA: Mensos Risma menyapa anak korban Covid-19 saat kunjungan di GOR Pasuruan. (Foto: Dok. Radar Bromo)
KEHILANGAN ORANG TUA: Mensos Risma menyapa anak korban Covid-19 saat kunjungan di GOR Pasuruan. (Foto: Dok. Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Tidak sedikit anak-anak di Kota Pasuruan yang menjadi korban Covid-19. Mereka harus kehilangan orang tuanya yang meninggal akibat terpapar korona. Di Kota Pasuruan, tercatat ada 70 anak yang ditinggalkan orang tuanya.

Pemerintah memastikan ambil bagian untuk meringankan beban mereka. Sebagai anak, mereka memiliki masa depan yang mesti dijamin. Puluhan anak itu mendapatkan bantuan berupa duit. Meski sejauh ini belum jelas bantuan itu diberikan sampai kapan.

Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan Hery Dwi Sujatmiko mengatakan, puluhan anak itu mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat. Masing-masing memperoleh Rp 600 ribu. Duit itu langsung masuk ke rekening tabungan mereka. “Kemarin penyerahan awal sudah dilakukan Bu Mensos,” ujarnya.

Penyerahan bantuan beberapa waktu lalu diberikan secara simbolis kepada 48 anak. Namun, Hery memastikan, semua anak korban Covid-19 akan mendapatkan bantuan yang sama.

Bantuan ini bersifat kontinyu. Mereka akan menerima bantuan setidaknya setiap bulan. Namun, besarannya tidak sama dengan yang diberikan pertama kali. “Setelah pencairan awal, ke depan diberikan dengan nominal Rp 200 ribu. Mekanismenya sama, langsung ditransfer ke rekening penerimanya,” jelasnya.

Namun, Hery belum bisa memastikan sampai kapan para korban ini akan mendapatkan bantuan. Sejauh ini belum ada kepastian dari pemerintah pusat. Katanya, adanya bantuan ini untuk meringankan kebutuhan anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat korona. “Sampai kapan dicairkan, kami akan menunggu informasi lebih lanjut,” ujarnya. (tom/rud) Editor : Jawanto Arifin
#korban covid-19 #bansos covid #yatim-piatu #mensos risma #tri rismaharini #pemkot pasuruan #anak-anak