Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Suasana Haru saat Mensos Risma Beri Bansos ke Yatim-Piatu dan Lansia

Jawanto Arifin • Senin, 8 November 2021 | 11:45 WIB
SIMBOLIS: Bantuan Kementerian Sosial RI secara simbolis diberikan kepada Wakil Wali Kota Adi Wibowo, S.TP. M.Si, oleh Anisa Syakur, Komisis VIII DPR RI (dua dari kanan) dan Menteri Sosial Dr. Tri Rismaharini, M.T. (Kanan) dan Ahmad Nawardi, S.Ag Komite II
SIMBOLIS: Bantuan Kementerian Sosial RI secara simbolis diberikan kepada Wakil Wali Kota Adi Wibowo, S.TP. M.Si, oleh Anisa Syakur, Komisis VIII DPR RI (dua dari kanan) dan Menteri Sosial Dr. Tri Rismaharini, M.T. (Kanan) dan Ahmad Nawardi, S.Ag Komite II
PASURUAN, Radar Bromo - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menerima kunjungan kerja Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Sabtu (6/11). Kunjungan kerja yang juga didampingi Komisi VIII DPR RI dan Komite III DPD RI tersebut dalam rangka penyerahan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi anak yatim, anak piatu dan anak yatim piatu.

Bantuan diberikan di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan. Tak hanya bantuan untuk anak yatim, piatu dan yatim-piatu, juga ada bantuan kepada UMKM, program rehabilitasi sosial, program perlindungan dan jaminan sosial, program pemberdayaan sosial dan program penanganan fakir miskin mencapai Rp 3,9 Miliar untuk 10 daerah di Jawa Timur. Bantuan ini dimulai dari Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Banyuwangi, Kota dan Kabupaten Blitar, Kediri, Malang, Sidoarjo, Mojokerto dan Surabaya.

Photo
Photo
PEMULIHAN EKONOMI: Pemberian Bantuan Sosial (Bansos) yang diberikan kepada UMKM, lansia, disabilitas sampai anak yatim, piatu dan yatim-piatu oleh Menteri Sosial Dr. Tri Rismaharini, M.T. (kiri) didampingi Wakil Wali Kota Adi Wibowo, S.TP. M.Si, (kanan). (Foto: Pemkot for Jawa Pos Radar Bromo)

Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo yang menerima kunjungan Mensos mewakili Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf. “Saya sampaikan selamat datang, dan Alhamdullilah Kota Pasuruan saat ini dalam penanganan Covid-19 sudah masuk Level 1 sehingga kegiatan mengumpulkan masyarakat sudah bisa dilakuan kendati tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Adi Wibowo mengungkapkan, dalam kunjungan kerja Mensos, juga akan ada pemadanan data. Sehingga realisasinya ke masyarakat dengan sasaran yang tepat dan teknis operasional di lapangan.

Photo
Photo
SAMBUT MENSOS: Wakil Wali Kota Adi Wibowo, S.TP. M.Si, menerima Kunjungan Kerja dari Menteri Sosial Republik Indonesia bersama Komisi VIII DPR RI dan Komite III DPD RI di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan pada Sabtu, 6 November 2021. (Foto: Pemkot for Jawa Pos Radar Bromo)

Di sisi lain, Mensos RI Tri Rismaharini juga memberikan motivasi agar anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu bagi 48 anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 di Kota dan Kabupaten Pasuruan, tidak pantang menyerah. “Kalian harus tetap semangat dan tidak ada kata menyerah. Berjuang tidak putus asa sesulit apapun,” ujarnya.



Dengan bantuan dari Kemensos maka diharapkan tidak ada putus sekolah. Karena dengan kerja keras dan kemauan yang keras bisa menjadi apapun yang dicita-citakan.

Selama kunjungan, isak tangis tak bisa dihindari. Ada suasana haru dirasakan oleh anak-anak juga Mensos saat berkumpul bersama. Tri Rismaharini mengatakan bahwa bantuan yang diberikan kemarin merupakan program Kemensos di akhir tahun. Selain untuk disabilitas juga ada bantuan untuk anak-anak yatim, piatu dan yatim-piatu. Untuk yang belum sekolah sebanyak Rp 300 ribu per bulan dan yang sudah usia sekolah sebesar Rp 200 ribu per bulan.

“Usulan 3 bulan yang lalu, dan hari ini top up 3 bulan. Sehingga yang usia sekolah turun Rp 600 ribu dan yang belum sekolah turun Rp 900 ribu,” pungkasnya. (eka/*) Editor : Jawanto Arifin
#korban covid-19 #bansos covid #yatim-piatu #mensos risma #tri rismaharini #pemkot pasuruan #anak-anak