”Masih asesmen. Masih dalam proses,” katanya.
Gus Mujib –sapaan wakil bupati– menjelaskan, saat ini Pemkab Pasuruan berfokus untuk mengejar capaian vaksinasi Covid-19. Sebab, akhir Oktober ini, pemkab menarget PPKM turun dari level 3 ke level 2. Perlu percepatan vaksinasi.
”Situasinya kan kami masih mengejar vaksinasi agar bisa turun level 2,” tandasnya.
Gus Mujib menyatakan, pemkab tidak mengesampingan pentingnya relokasi pedagang terdampak kebakaran Pasar Nguling itu. Rencana relokasi itu ditangani oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Saat ini, dinas terus memproses pembangunan itu.
”Pasar Nguling masih proses. Ada OPD yang kami tugasi,” tuturnya.
Biaya pembangunan tempat relokasi itu dianggarkan melalui pos belanja tidak terduga (BTT). Untuk penggunaan dana tersebut, harus ada nota dinas yang turun dari kepala daerah. Dinas masih menunggu nota dinas itu turun dari bupati. (sid/far) Editor : Jawanto Arifin