Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dibangun Tahun Depan, Pasar Nguling Dianggarkan Rp 3 Miliar

Jawanto Arifin • Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:11 WIB
SEGERA DIPERBAIKI: Pengendara motor melintas di depan Pasar Nguling, Kabupaten Pasuruan, yang terbakar, Kamis (7/10) lalu. Pasar ini direncanakan diperbaiki tahun depan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
SEGERA DIPERBAIKI: Pengendara motor melintas di depan Pasar Nguling, Kabupaten Pasuruan, yang terbakar, Kamis (7/10) lalu. Pasar ini direncanakan diperbaiki tahun depan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
NGULING, Radar Bromo - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan menganggarkan Rp 3 miliar untuk pembangunan Pasar Nguling. Namun, pembangunannya akan dilakukan tahun depan.

Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Diano Vella Fery melalui Kepala Pasar Suprapto mengatakan, untuk membangun kembali pasar yang sempat terbakar itu, sudah dianggarkan. Besarnya Rp 3 miliar. “Ini kan masuk pos mayor. Jadi, untuk kepentingan orang banyak dan masuk skala prioritas," katanya.

Karena itu, anggaran untuk pembangunan pasar tersebut masih masuk. Dengan anggaran yang mencapai miliaran rupiah itu, direncanakan pembangunan secara total. Itu, dilakukan pada inti bangunan yang terbakar yang meliputi 13 los dan 127 kios.

“Rencana kami total. Tetapi, apakah nanti disetujui atau tidak, ya tergantung. Yang pasti kami rencanakan pembangunam secara total,” jelasnya.

Pasar ini akan dibangun tahun depan, kata Suprapto, karena tahun ini tidak ada anggaran untuk membangunnya. Sebab, bencana ini merupakan kejadian tidak terduga, sehingga tidak sempat dilakukan pembahasan sama sekali dalam Perubahan APBD yang telah didok.

“Semoga nanti bisa segera dibangun. Saat ini kami fokus pada pembangunan relokasi sementara. Sehingga pedagang bisa segera berjualan kembali,” ujarnya.



Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (7/10), Pasar Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, terbakar. Kebakaran diduga lantaran korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran itu masih didalami kepolisian.

Ada lima mobil pemadam kebakaran (damkar) yang saat itu diterjukan ke lokasi. Namun, api baru dinyatakan padam total setelah 12 jam dilakukan penyemprotan. Kejadian itu menghanguskan 13 los yang dihuni 130 pedagang dan 127 kios. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 7,4 miliar. (sid/rud) Editor : Jawanto Arifin
#disperindag kabupaten pasuruan #pasar nguling