Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Buka Lagi Gantangan Pasar Karangketug, Tapi Harus Penuhi Syarat Ini

Jawanto Arifin • Kamis, 16 September 2021 | 18:40 WIB
SEMPAT DITUTUP: Lokasi gantangan di Pasar Karangketug. (Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)
SEMPAT DITUTUP: Lokasi gantangan di Pasar Karangketug. (Foto: M Rosyidi/Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Gantangan burung di Pasar Karangketug, Kota Pasuruan, buka lagi. Setelah tutup beberapa hari, UPT Pasar Kota Pasuruan mengizinkan gantangan buka kembali mulai Rabu (15/9).

Menurut Kepala UPT Pasar Kota Pasuruan Ridho Wijaya, penutupan sementara gantangan burung tersebut dilakukan karena ada pembangunan di lokasi. Dalam praktiknya, ada juga yang tidak patuh protokol kesehatan.

Penutupan telah berjalan beberapa hari. Kemarin, UPT Pasar Kota Pasuruan membuka lagi lokasi tersebut. Pembukaan ditandai dengan terbitnya surat izin untuk membuka lagi gantangan burung tersebut. Namun, ada dua catatan yang harus dipatuhi.

”Iya, sekarang sudah dibuka. Ini karena ada keluhan dari para pedagang di area gantangan. Juga karena sudah masuk level 2,” katanya.

Ridho mengingatkan dua catatan harus dipatuhi. Pertama, peserta gantangan harus tetap patuh pada penerapan prokes. Kedua, tidak boleh mengganggu pembangunan Pasar Karangketug. Khususnya, pembangunan kios pedagang burung dan pakan burung.

https://radarbromo.jawapos.com/pasuruan/14/09/2021/ada-yang-tak-patuh-prokes-pemkot-batasi-gantangan/

"Kami harapkan catatan ini bisa dijalankan dengan baik. Terutama protokol kesehatan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Burung Karangketug Welly Ari Widjaya mengatakan, menyambut baik pembukaan kembali gantangan itu.

Menurut dia, yang menunggu tidak hanya dirinya, tetapi juga para pedagang UMKM di lokasi tersebut. Sebab, adanya gantangan bisa memutar roda perekonomian di pasar tersebut.

”Kami menyambut baik. Kami ditekankan untuk patuh prokes. Baik itu pakai masker, jaga jarak, dan lainnya,” kata pria yang juga penanggung jawab gatangan burung di Pasar Karangketug itu.

Welly juga meminta UPT Pasar Kota untuk bisa terus mengingatkan soal prokes. ”Yang pasti jangan bosan mengingatkan. Kami ketika ada latihan bersama juga menerapkan prokes,” ujarnya. (sid/far) Editor : Jawanto Arifin
#pasar karangketug #gantangan