Sang kakak bernama Wiwik Suryati Ningsih, 45. Sementara sang adik Didit Agus Priyantono, 39. Kecelakaan maut itu terjadi Selasa pagi (31/8). Saat itu kakak beradik itu hendak pulang usai dari rumah kerabat di Probolinggo.
Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 09.00. Pagi itu, sekitar pukul 08.00, Wiwik baru saja menginap di rumah saudaranya di Kabupaten Probolinggo. Ia berniat untuk pulang dan berboncengan dengan adiknya, Didit Agus Priyantono, 39. Keduanya mengendarai motor Honda Vario 125 bernopol N 4506 X. Mereka berjalan dari arah timur ke barat.
Setibanya di Jalan Raya Nguling, tepatnya di Watestani, Kecamatan Nguling, Didit tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Ia oleng dan menabrak bagian belakang motor Honda Vario 110 nopol N 6637 QX yang dikemudikan Andreas Suwignyo, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, yang berjalan di depannya.
"Akibatnya, motor yang dikemudikan Didit ini terjatuh ke arah kanan dan tertabrak mobil tidak dikenal yang melaju dari barat ke timur. Mobil ini melarikan diri," ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Indah Ramadhani.
Akibat kecelakaan itu, Wiwik meninggal di lokasi usai mengalami luka robek pada dahi, mulut, lidah, patah tulang pada lengan tangan kiri dan dibawa ke kamar mayat di RSUD Grati. Sementara sang Adik siang harinya juga mengembuskan napas terakhir.
"Kedua kendaraan sudah kami amankan di kantor Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota. Penyebab laka diduga karena korban kurang berhati-hati saat mengendarai motor sehingga menyenggol kendaraan di depannya," sebut Indah.
Sementara itu, tetangga korban, Miftah, warga Perum Sekar Asri, Kelurahan Sekargadung, menyebut jika korban merupakan sosok tetangga yang baik. Korban ini sempat menginap di rumah saudaranya di Probolinggo satu malam. (riz/fun)
Editor : Muhammad Fahmi