Direktur RSUD Grati drg Dyah Retno Lestari menyebutkan, jumlah ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD Grati adalah 58 tempat tidur (TT). Perinciannya, ruang isolasi sebanyak 48 TT dan ruang ICU 10 TT.
Sabtu (28/8), BOR di rumah sakit milik Pemkab Pasuruan itu merupakan yang terendah selama 8 bulan terakhir. BOR tidak sampai separo dari kapasitas. ICU terisi empat TT atau 40 persen dari kapasitas. Ruang isolasi hanya terisi dua TT atau 4 persen dari kapasitas.
”Ini yang paling rendah sepanjang tahun ini. Sebelumya BOR selalu di atas 80 persen. Bahkan, pernah penuh. Makanya, Juli lalu kami tambah dari 38 menjadi 58 TT,” ungkapnya.
Menurut Retno, kondisi ini berbanding lurus dengan angka konfirmasi positif di Kabupaten Pasuruan. Kondisinya juga sedang turun. Penurunan ini sudah terjadi sejak awal Agustus. Namun, saat itu masih di atas 60 persen. Mulai pekan ini, BOR terus turun hingga mencapai kurang dari separo penuh.
Mantan Kabid Pelayanan Keperawatan di RSUD Bangil ini meminta masyarakat tidak khawatir saat berobat ke rumah sakit. RSUD Grati selalu melakukan tes secara transparan bagi pasien Covid-19. ”Jadi, dugaan seseorang di-Covid-kan itu tidak betul,” tegasnya.
Jika memang merasa memiliki gejala, seperti tidak bisa membau atau merasa dada sesak, harus segera berobat ke rumah sakit. ”Jangan sampai ditunda, bisa membahayakan,” pungkas Retno. (riz/far) Editor : Jawanto Arifin