Kepala Dinsos Kabupaten Pasuruan Suwito Adi mengatakan, sebelumnya, dinsos mengajukan 77 ahli waris korban Covid-19 untuk memperoleh bantuan. Mereka pun telah mendapatkannya dari Provinsi Jawa Timur. Masing-masing Rp 5 juta.
Nah, selain 77 orang itu, ada pengajuan lain untuk 21 ahli waris. Hingga kini, pencairan belum turun juga. Karena itu, dinsos belum mengajukan lagi pencairan untuk ali waris korban-korban selanjutnya.
”Kami menunggu. Sampai sekarang belum ada pencairan untuk yang kedua ini,” terangnya.
Bagaimana jika yang 21 itu juga cair? Suwito menyatakan dinsos tetap menunggu arahan dari Pemprov Jatim. Jik ada perintah, pasti korban-korban lain bakal diajukan. Namun, dinsos melihat kuota dulu. Seberapa kemampuan APBD Jatim.
”Soalnya kan melihat anggarannya,” tuturnya.
Hingga 30 Juli, jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan mencapai 487 orang. Menurut data Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, korban terbanyak meninggal ada di Kecamatan Bangil, yaitu 66 orang, Pandaan (62), Beji (48), Prigen (25), Nguling (24), Sukorejo dan Kraton (23). Selebihnya tersebar di kecamatan-kecamatan lain. (sid/far) Editor : Jawanto Arifin