Sebab pohon perindangan itu melintang hingga separo badan jalan. Pengendara langsung melintas di jalur lawan. Petugas kepolisian turun mengatur lalu lintas agar tidak macet.
Beberapa saat kemudian, tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan juga datang. Mereka segera memangkasi batang pohon. Termasuk dahan dan rantingnya agar tidak semrawut memakan jalan.
Proses evakuasi itu tidak berlangsung lama. Hanya beberapa waktu berlalu, arus lalu lintas kembali normal. Sisa pohon yang tumbang sudah dibersihkan.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Pasuruan Samsul Rizal mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim untuk mengevakuasi pohon tumbang itu. Menurutnya, pohon itu tumbang setelah ada truk yang melintas. Kemudian, bak truk itu menyangkut pohon hingga membuatnya tertarik lalu roboh.
“Informasinya kena truk. Tapi langsung ditangani begitu ada informasi oleh tim taman supaya tidak menggangu arus lalu lintas,” kata Samsul Rizal.
Lebih lanjut, Rizal menjelaskan bahwa pemangkasan pohon perindangan sebenarnya rutin dilakukan. Setiap ada pohon yang sudah menjulang tinggi, biasanya langsung dirapikan. Agar tetap tampak indah dan asri.
Selain itu juga tak mengganggu pengguna jalan. Pihaknya bahkan menyiapkan tim sendiri untuk menanganinya. “Jadi sudah ada tim yang bertugas melakukan survei,” katanya.
Tim itu, lanjut Rizal, mengecek setiap pohon di tepi jalan. Memastikan kondisinya. Apakah membahayakan. Dengan begitu, bisa diantisipasi terjadinya insiden pohon tumbang. Terutama yang diakibatkan kondisi tanaman itu sendiri. “Mereka yang melihat tanaman itu layak dipotong atau belum,” katanya. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi