Jalur itu menjadi salah satu akses menuju pusat niaga di kawasan alun-alun Pasuruan. Karena itu, posisinya cukup penting untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat.
Kabid Bina Marga di Dinas PUPR Kota Pasuruan Akung Novajanto menerangkan, proyek rehab jalan itu rencananya menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggarannya sekitar Rp1,2 miliar.
Sejauh ini, Dinas PUPR telah merampungkan tahap perencanaan proyek. Selanjutnya, masih dilakukan tahap lelang untuk menentukan pihak ketiga yang bakal menggarap pekerjaan itu. “Tahap perencanaan sudah selesai dan sekarang mulai masuk tahap lelang,” kata Akung.
Selain memang sudah lama tak direhab, kondisi jalan itu sendiri juga sudah mengalami kerusakan. Rehab yang diperkirakan memakan waktu empat bulan itu, juga sekaligus akan membenahi saluran di sisi jalan.
“Totalnya, sepanjang sekitar 300 sampai 400 meter jalan dan saluran yang akan direhab,” jelas Akung.
Menurut dia, keberadaan saluran memang tak dapat dipisahkan dengan jalan. “Apabila salurannya baik dan lancar maka usia jalannya akan lebih lama. Biasanya kan ketika ada saluran yang terhambat airnya jadi keluar ke jalan,” ungkap dia.
Luapan air ke jalan itu, lanjutnya, dapat membuat struktur jalan lebih cepat rusak. Dia berharap, rehab jalan sekaligus saluran itu bisa teralisasi dalam beberapa bulan ke depan. “Kalau proses lelangnya lancar kan sekitar sebulan sudah selesai. Kami harap juga sesuai jadwal sehingga pekerjaannya bisa maksimal,” pungkas dia. (tom/fun) Editor : Fandi Armanto