Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tertabrak Bus di Wonorejo, 2 Atlet Selam Kab Pasuruan Meninggal

Jawanto Arifin • Senin, 29 Maret 2021 | 01:57 WIB
NAHAS: Jenazah Nukke dan Maura Zafatta saat dievakuasi. Inset korban semasa masih hidup. (Istimewa)
NAHAS: Jenazah Nukke dan Maura Zafatta saat dievakuasi. Inset korban semasa masih hidup. (Istimewa)
WONOREJO, Radar Bromo - Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Kejayan-Purwosari, Sabtu (27/3) malam. Dua pengendara motor terlibat kecelakaan dengan sebuah bus di Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Keduanya meninggal seketika lantaran mengalami luka serius.

Kedua korban sama-sama berasal dari Kecamatan Sukorejo. Yakni Angguieta Maura Zafatta, 15, warga Desa Suwayuwo dan Nukke Yusniar, 17, warga Desa Tanjungarum. Dua atlet selam Kabupaten Pasuruan itu berboncengan naik motor matik warna hitam bernopol AG 3692 YAU. Mereka melaju dari arah selatan. Situasi lalu lintas dari arah Purwosari saat itu terbilang ramai.

Beberapa pemotor sempat berusaha menyalip kendaraan didepannya. Termasuk motor yang dikendarai Nukke Yusniar. Sedangkan arus lalu lintas dari arah berlawanan cukup lengang. Ketika itu, sebuah bus yang dikemudikan Slamet Sugianto, 58, melintas. Bus dengan nopol N 1735 UV itu hendak berhenti untuk menurunkan penumpang. “Jadi posisi saya kecepatan rendah,” kata Slamet.

Bertepatan dengan itu, Nukke ampaknya kesulitan ketika hendak menyalip kendaraan. Sebab, tak ada ruang yang cukup untuk menyalip. Motornya lalu menabrak bus yang dikemudikan Slamet. “Mungkin khawatir nggak nututi lalu dia membuang setang ke kanan, lalu nabrak bus saya,” tutur Slamet.

Warga Mayangan, Kota Probolinggo itu menyebut pemotor yang berboncengan menghantam bumper bagian kiri bus. Keduanya lalu terjatuh. Akibatnya fatal. Baik Angguieta maupun Nukke sama-sama mengalami luka parah pada bagian kepala. Nyawa mereka tak tertolong.

Bus tersebut kemudian berhenti. Sebagian penumpang histeris. Tak lama berselang, kepolisian tiba. Dua jenasah korban langsung dibawa ke RSUD dr R Soedarsono.
Kanit Lantas Polres Pasuruan Iptu Marti mengatakan, kasus kecelakaan itu tengah dalam kecelakaan. Diduga, penyebab kecelakaan dikarenakan pengendara motor yang tak mampu menyalip kendaraan di depannya. Lalu, tak menyadari adanya bus dari arah berlawanan. “Diduga, mereka kurang memperhatikan laju kendaraannya, sehingga menyebabkan kecelakaan,” kata Marti. (tom/mie) Editor : Jawanto Arifin
#atlet selam tewas kecelakaan #kecelakaan pasuruan #kecelakaan wonorejo #kecelakaan maut