Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ini Kata Polisi soal Kematian Kakek di Puspo yang Bersimbah Darah

Jawanto Arifin • Senin, 22 Maret 2021 | 15:29 WIB
SEBELUM EVAKUASI: Jenazah Jumanis saat masih di TKP sebelum dievakuasi petugas. (Polsek Puspo for Jawa Pos Radar Bromo)
SEBELUM EVAKUASI: Jenazah Jumanis saat masih di TKP sebelum dievakuasi petugas. (Polsek Puspo for Jawa Pos Radar Bromo)
PUSPO, Radar Bromo - Kasus kematian Jumanis, 65, masih misterius. Musababnya, di jenazahnya terdapat darah. Kematiannya kini masih diselidiki kepolisian.

Anggota Inafis bersama Satreskrim Polres Pasuruan juga telah mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung mengerahkan anjing pelacak di tempat itu.

Sementara, jenazah korban langsung dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong, Sidoarjo, untuk diotopsi. Sebab, ada dugaan korban meninggal karena mengalami kekerasan. Apalagi ada darah keluar dari bagian belakang kepala.

Photo
Photo
MASIH DISELIDIKI: Kematian Jumanis dengan kondisi bersimbah darah, masih menjadi pekerjaan rumah bagi polisi untuk mengetahui penyebabnya. (Polsek Puspo for Jawa Pos Radar Bromo)

Kapolsek Puspo AKP Syaiful menjelaskan, korban ditemukan sekitar 100 meter dari rumahnya. Namun pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab kematian korban. Apakah karena dibunuh atau bukan.

Saat proses evakuasi, memang pihaknya melihat ada kekerasan di bagian dagu dan sayatan sepanjang dua sentimeter di dagu. Namun penyebab luka ini juga belum bisa dipastikan. Pihaknya masih menunggu hasil otopsi.

https://radarbromo.jawapos.com/hukrim/21/03/2021/kakek-di-puspo-ditemukan-tewas-bersimbah-darah-di-jalan-setapak/

"Kami belum bisa bilang korban ini dibunuh atau tidak. Cuma memang ada tanda-tanda kekerasan di tubuhnya. Tapi belum bisa dipastikan apakah kekerasan ini disebabkan benda tumpul atau benda tajam. Kami masih menyelidikinya," sebut perwira dengan tiga setrip di pundaknya ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Warga Dusun Sembung, Desa Janjangwulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Minggu pagi (21/3) geger. Itu setelah seorang pria lanjut usia (lansia) warga setempat ditemukan tewas bersimbah darah.

Korban diketahui bernama Jumanis, 75. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di jalan dusun setempat. Di tubuh korban juga didapati sejumlah tanda-tanda kekerasan. (riz/fun) Editor : Jawanto Arifin
#pembunuhan puspo #polsek puspo #kakek tewas di jalan #polres pasuruan #penemuan mayat