Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pandemi, PWI Pasuruan Gelar Tasyakuran HPN dengan Sederhana

Jawanto Arifin • Rabu, 10 Februari 2021 | 15:22 WIB
SEDERHANA: PWI Pasuruan menggelar tasyakuran HPN ke-75 dengan khusyuk di kantor PWI Pasuruan, (9/2). (Foto: Mukhamad Rosyidi/Radar Bromo)
SEDERHANA: PWI Pasuruan menggelar tasyakuran HPN ke-75 dengan khusyuk di kantor PWI Pasuruan, (9/2). (Foto: Mukhamad Rosyidi/Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan menggelar tasyakuran Hari Pers Nasional (HPN) ke-75 tahun ini dengan sederhana. Meski begitu, peringatan tersebut tetap berlangsung khusyuk.

Gelaran itu juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat. Mulai Kapolres Pasuruan-Kapolres Pasuruan Kota, perwakilan pemerintahan di Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta sejumlah pengusaha. Karena pandemi, undangan memang dibatasi tidak seperti tahun sebelumnya.

Ketua PWI Pewakilan Pasuruan Djoko Haryanto mengatakan, HPN tahun ini sengaja digelar secara sederhana. Itu, karena pandemi Covid yang masih belum berakhir. Meski begitu, kegiatan yang digelar di kantor PWI Pasuruan itu tetap memiliki makna tersendiri.

"Digelar sederhana dengan protokol kesehatan. Meskipun begitu, ada makna tersendiri. Yaitu, berbagai kalangan yang diundang datang dalam acara ini dan cukup antusias,” kata pria yang akrab disapa Cak Jak itu.

Menurutnya, wartawan juga termasuk garda terdepan selama pandemi. Sebab, wartawan dituntut untuk menyajikan berita yang faktual dan mendidik. Karena itu, butuh ketahanan tubuh. Karenanya, jika memang nanti wartawan mendapat jatah vaksin, maka dipastikan siap.

"Kami garda terdepan dalam penyajian berita di masa pandemi. Masyarakat menerima haknya mendapatkan informasi yang berkualitas. Sehingga, menjadi acuan informasi dan menangkal hoax," katanya.

Djoko menjelaskan, salah satu fungsi pers yaitu mencerdaskan kehidupan berbangsa. Karena itu, menurutnya, korona memang nyata dan ada. Sehingga, masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan pemerintah mengenai penerapan protokol kesehatan.

"Korona ini memang nyata. Kawan kami sudah ada yang meninggal dari insan pers. Karena itu, kami mengimbau masyarakat patuhi protokol kesehatan. Karena ini adalah upaya bersama melawan virus," ungkapnya.

Rangkaian HPN di Pasuruan sendiri rencananya juga bakal dimeriahkan agenda bakti sosial yang bakal digelar beberapa hari ke depan. (sid/mie) Editor : Jawanto Arifin
#hpn 2021 #pwi pasuruan #tasyakuran hpn