Plt Kepala UPT Pasar di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Ridho Wijaya memastikan Pemkot telah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi blok loak di pasar tersebut. Hal itu memang menjadi prioritas karena kebakaran yang melanda blok loak tak menyisakan secuil bangunan sama sekali.
“Jadi memang ini prioritas, perlu segera dibangun kembali kios-kios di blok loak itu pasca kebakaran tahun lalu,” kata Ridho pada Jawa Pos Radar Bromo.
Dengan adanya kios baru, diharapkan bisa mendongkrak kegiatan ekonomi masyarakat. Apalagi, pasar merupakan salah satu aset esensial dalam perputaran ekonomi.
Sehingga, fasilitas yang nyaman cukup dibutuhkan bagi pedagang maupun pembeli. “Tentunya rencana pembangunan di blok loak itu supaya kondisinya lebih representatif. Karena dampak kebakaran kemarin sangat besar,” bebernya.
Selain membangun kios pedagang, Pemkot juga berencana melengkapi sarana dan prasarana di pasar tersebut. Seperti pagar di sisi utara serta gapura. Untuk merealisasikannya, Pemkot menyiapkan anggaran senilai Rp 2,6 miliar.
“Dalam bulan-bulan ini masih dalam proses menyusun perencanaan. Setelah selesai nanti dilanjutkan ke tahap lelang,” jelas Ridho. (tom/mie) Editor : Jawanto Arifin