Benda aneh itu merupakan bungkusan kain putih yang ditali di dua ujungnya. Bentuknya menyerupai pocongan kecil dan jumlahnya ada dua.
Dalam potingan itu disebutkan, dua bungkusan itu ditemukan di makan Sungging, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Saat dibuka, isi bungkusan adalah foto laki-laki, perempuan dan benda menyerupai telur.
Pihak kepolisian pun langsung menelusuri lokasi upload FB itu. Sayang, saat ke lokasi polisi sudah tidak menemukan barang bukti. Menurut polisi, barang bukti langsung dibuang ke sungai di dekat lokasi.
Kapolsek Gadingrejo Kompol Timbul Wahono mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi. Namun, di lokasi tidak ditemukan barang bukti apapun. "Sudah dibuang ke sungai. Barang buktinya sudah tidak ada,” katanya.
Menurutnya, belum ada laporan terkait hal itu. Warga yang fotonya dibungkus kain itu juga tidak melapor. Saat ditanya unsur pidana dalam kasus tersebut, Kapolsek mengaku masih mendalami.
"Tidak ada laporan. Untuk unsur pidananya masih belum tahu seperti apa,” ungkapnya.
Sementara itu, juru kunci makam Sungging, Imam Supardi mengatakan, benda-benda aneh itu pertama kali ditemukan pada Kamis (17/12) sore. Saat itu ada keluarga ahli kubur yang membersihkan makam.
Ahli kubur heran karena melihat ada gundukan baru di makam yang dibersihkan. Sementara makam itu sudah lama.
Gundukan pun dibongkar. Dan saat dibongkar, ditemukan bungkusan kain mirip pocong. Ketika dibuka, ternyata isinya foto laki-laki dan perempuan serta dua buah benda mirip telur.
"Saat itu ahli kubur langsung memberitahu ke petugas makam,” katanya.
Petugas makam yang dimaksud adalah dirinya sendiri. Sebagai juru kunci, Imam Supardi tidak bisa memastikan siapa yang menanam benda aneh tersebut di makam Sungging. Tujuannya juga apa tidak diketahui.
“Tapi kalau dilihat dari bentuknya, kayaknya untuk pelet,” ungkapnya.
Foto itu diunggah oleh akun bernama Anggun Sasmitha. Dalam unggahannya, pemilik akun menyertai caption "Temuan di Kuburan Sunggeng, Kraton-Pasuruan. Kasian orang yang di foto itu, mungkin dalam bahaya. Posisi saya masih di kuburan. Ada dua pocong-pocongan. Yang satune sudah tak buka. Yang satune belum. Tauviq Hidayat”, tulis akun itu. (sid/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin