Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan 270 personel untuk mengamankan pesta demokrasi lima tahunan itu. Personil ini merupakan gabungan Satlantas, Sabhara, Polsek Jajaran, BKO dan Brimob.
"BKO ada sekitar 70 personel, sementara Brimob sebanyak 10 personel. Mereka berjaga selama 24 jam di lokasi. Sisanya 190 dari Polresta," ungkapnya.
Pihaknya, menurut Endy, juga sudah memetakan TPS yang rawan. Dari pemantauan Polresta, ada 13 TPS yang masuk zona rawan. Di antaranya TPS rawan banjir di Kelurahan Karangketug dan Kelurahan Randusari, Kecamatan Gadingrejo. Sementara untuk TPS yang masuk zona rawan konflik, Polres sudah melakukan langkah antisipasi dengan menggandeng tokoh setempat.
Selain itu, pengamanan di TPS rawan ditambah. TPS aman akan dijaga satu TNI dan satu Polri, ditambah unsur Linmas. Sementara untuk TPS rawan, minimal dijaga dua Polri, satu TNI dan unsur Linmas.
"Dalam pengamanan Pilwali ini kami juga dibantu oleh anggota dari TNI. Ada 100 personel dari TNI. Untuk yang rawan kami sudah antisipasi juga," sebut Endy. (riz/hn/fun) Editor : Jawanto Arifin